oleh

Mengenal Sosok Suardi Saleh Bupati Barru, Insinyur, Pernah PNS di Maros-Pinrang

Sebelum menjadi Bupati Barru, Suardi Saleh meniti kariernya sebagai birokrat. Politik mengubah dunianya.

Laporan: RUSMAN NASAR Barru

koran.fajar.co.id — Suardi bahkan pernah bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Maros dan Pinrang. Di Maros, beberapa tahun ia dipercayakan sebagai Kepala Bagian Pembangunan.

Di Pinrang, Suradi juta juga tak pernah absen menjabat posisi eselon dua. Karier PNS insinyur jebolan Fakultas Teknik (FT) Universitas Hasanuddin ini terbilang cemerlang. Hingga akhirnya jadi orang nomor satu di tanah kelahirannya, Barru.

Kerja keras dan disiplin menjadi bagian dari sejarah perjalanan kariernya. Beberapa kali mendapat tugas menantang dari sejumlah pimpinannya selama berkarir di PNS, ia tunjukkan dengan karya yang terbaik. Setiap tugas yang diberikan pimpinan, Suardi melihatnya sebagai amanah yang harus dituntaskan. “Kerjakan setiap tugas yang diberikan, lakukan dengan ikhlas,” ujar mantan Kepala Bappeda Pinrang ini.

Latar belakang teknik membuatnya jeli melihat detail persoalan, termasuk desain gedung. Pada masa-masa awal menjadi PNS di Maros, pria kelahiran Lampoko, Barru, 2 Desember 1956, ini beberapa kali mendapat tugas berat desain bangunan.

Desainnya selalu membuat bupatinya tersenyum lebar. ‘’Suatu waktu saya dapat jempol dari bupati karena rancangan desain,’’ ujarnya mengenang masa-masa awal kariernya di Butta Salewangan, Maros.

Pria empat anak ini juga kenyang organisasi pada masanya. Suardi Saleh juga aktivis Gappember. Ia pernah menduduki posisi Ketua I Gappember era 1980-an. Bahkan ia pernah lama tinggal di Asrama Gappembar bersama aktivitas mahasiswa asal Barru lainnya kala itu.

Suami dari Hasna Syam ini juga pernah menjadi Ketua AMPI Maros dan Ketua Dewan Pendidikan Pinrang. Juga pernah menjadi Ketua Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) di Pinrang.

Sebagai PNS low profile, riwayat kariernya terus meroket. Dari Pinrang sebagai Kepala Bappeda, pada akhir-akhir kariernya sebagai PNS, Suardi Saleh kemudian terjun ke dunia politik.

Agustus 2016 adalah momen paling bersejarah baginya. Amanah besar diletakkan di pundaknya untuk Barru. Ia dilantik Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sebagai Pelaksana tugas (Plt) Bupati Barru. Langkah awal inilah ia emban sebagai pucuk pimpinan di tanah hibrida. Setahun kemudian, medio September 2017 seragam kebeseran putih-putih sebagai seorang bupati kembali dikenakannya.

News Feed