by

Keturunan Raja Bone akan Gelar Pertemuan Akbar, Raja Gowa Turut Mensupport

koran.fajar.co.id, MAKASSAR  — Keturunan Raja Bone, Sultan Alimuddin Idris, akan menggelar pertemuan akbar Wijanna Puwatta, La Patau Matanna Tikka, yang rencananya bakal berlangsung pada bulan Agustus mendatang.

Pertemuan ini dilakukan dengan tujuan menguatkan simpul persaudaraan antar sesama keturunan La Patau Matanna Tikka. Sebab, sejauh ini keturunan Raja Bone ke-16 itu sudah tersebar ke berbagai penjuru dunia.

Sebelum kegiatan tersebut dibuat, diadakan tudang sipulung terlebih dahulu. Ini untuk membahas persiapan pertemuan akbar Wijanna Puwatta.

Ketua panitia Pertemuan Akbar Wijanna La Patau Matanna Tikka, Andi Bau Irman Mappanyukki mengatakan pertemuan akbar yang akan dibuat, dilatar belakangi oleh unsur kekerabatan yang erat.

“Ini juga sebagai wujud penghormatan keturunan kepada Raja yang dikenal bijaksana, pemberani, dan adil kepada seluruh warganya. Kita akan laksanakan di Kabupaten Bone, Insya Allah  14-15 Agustus mendatang,” Andi Bau Irman Mappanyukki, saat pertemuan membahas persiapan di Benteng Fort Rotterdam, Kamis, 11 Maret.

Pertemuan Akbar ini rencananya bakal dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional yang juga keturunan dari La Patau. Bahkan diprediksi tokoh-tokoh nasional lainnya seperti Jusuf Kalla, Andi Amran Sulaiman, sampai dengan Sandiaga Uno, bakal hadir di pertemuan tersebut. 

Turut Hadir dalam tudang Sipulung Raja Gowa, Andi Kumala Idjo Krg Lembangparang. Ia mengaku jika kehadirannya dalam tudang sipulung juga ingin mensupport pertemuan akbar di Bone.

“Kita juga akan membangun kerja sama ke depan yakni di bidang pendidikan dan kesehatan. InsyaAllah dalam waktu dekat ini akan dibangun rumah sakit yang bekerjasama Yayasan Kerajaan yang ada di Sulsel,” jelas Kumala Idjo.

Humas Reuni Akbar Wijanna Puatta La Patau Matanna Tikka, Fahri Makkasau mengatakan meski kegiatan ini bakal dihadiri oleh tokoh masyarakat dan tokoh politik nasional. Tetapi pertemuan ini dipastikan bakal bebas dari unsur politik.

“Ini dibuat semata-mata digelar untuk ajang penguatan antar sesama keturunan. Murni karena persoalan kekeluargaan semata,” ujar Fahri.

Sementara itu, untuk membuktikan siapa keturunan Puwatta La Patau Matanna Tikka, bakal dirunut silsilah kekeluargaannya. Kemudian mereka bakal diberi Kartu Tanda Anggota (KTA) yang diberi barcode. (wis/fajar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed