oleh

Menteri Pertanian RI Bawakan Orasi Ilmiah Pada Puncak Perayaan Dies Natalis ke-69 FH Unhas

koran.fajar.co.id, MAKASSAR  — Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., MH., M.Si, menyampaikan orasi ilmiah pada acara puncak perayaan Dies Natalis ke-69 Fakultas Hukum (FH) Universitas Hasanuddin.

Kegiatan berlangsung secara luring terbatas dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Baruga Baharuddin Lopa, FH Unhas dan terhubung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (17/3/2021).

Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Farida Patittingi, SH., M.Hum., mengucapkan terima kasih atas kesediaan Menteri Pertanian RI untuk turut hadir merayakan acara puncak perayaan dies FH. Tema Dies Natalis ke-69 kali ini yakni “Fakultas Hukum For Justice and Humanity” yang merupakan bentuk semangat mewujudkan insan penegak hukum yang humanis dan berkeadilan.

FH Unhas semakin mengokohkan diri sebagai fakultas bereputasi baik. Dalam mendukung berbagai capaian di usia matang, banyak hal telah dilakukan. Pada masa pandemi Covid-19, FH Unhas tetap memberikan pelayanan administrasi berbasis digital. Perluasan kerja sama dan peningkatan mutu akademik juga terus dioptimalkan dalam mendukung luaran unggul berkualitas.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., menuturkan Fakultas Hukum sebagai satu entitas yang memiliki peran kokoh mendukung keberadaan Unhas sebagai Perguruan Tinggi dengan kinerja dan prestasi luar biasa.

“Keterlibatan dan peran alumni dalam berbagai posisi strategis menjadi kebanggaan tersendiri bagi FH. Tiap tahun peminat fakultas ini terbanyak untuk ilmu sosial, yang menandakan FH makin menarik. Saya percaya, alumni Unhas termasuk FH akan berperan dan berkontribusi pada pembangunan nasional,” jelas Prof Dwia.

Acara puncak dies natalis ke-69 FH Unhas dibuka secara resmi oleh Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Beliau menyampaikan rasa bangga atas capaian para alumni FH Unhas yang banyak terlibat tidak hanya sebagai penegak hukum, namun dalam berbagai bidang. Andi Sudirman juga menyatakan kesiapan pemerintah Provinsi Sulsel dalam mendukung berbagai kebijakan Kementerian Pertanian dalam mendorong ketahanan pangan Indonesia.

Dalam orasi ilmiah, Menteri Pertanian menyampaikan “Peran Pemimpin Daerah Dalam Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian”. Beliau menjelaskan tekanan penduduk memaksa terjadinya alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian. Perubahan alih fungsi lahan pertanian berpotensi mempengaruhi produksi pertanian dan mengancam ketahanan pangan nasional.

News Feed