by

Satu Lagi Putra Sulsel Menyandang Gelar Pati

koran.fajar.co.id, MAKASSAR  — Satu lagi putra Sulsel menyandang gelar Perwira Tinggi (Pati). Itu setelah Staf Ahli Tk II Sosbud, Sahli Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Abdul Rivai Ras.

Sebelumnya, Abdul Rivai Ras berpangkat Kolonel Laut (KH). Setelah mendapat promosi jabatan baru sebagai Staf Ahli (Sahli), di mana pejabatnya harus perwira tinggi (Pati), maka Abdul Rivai Ras mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Laksamana Pertama (Laksma) TNI.

Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan (Kabidpenum Puspen) TNI, Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto, yang dikonfirmasi, Kamis 18 Maret, membenarkan kenaikan pangkat Abdul Rivai Ras, yang akrab dipanggil Bro Rivai itu.

“Betul, dia (Rivai Ras), mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula. Kenaikan pangkat ini berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/615/III/2021, tanggal 15 Maret 2021,” ungkap Edys Riyanto.

Disebutkan Edys Riyanto, Laksma TNI Abdul Rivai Ras, termasuk salah seorang yang mendaptkan kenaikan pangkat, saat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima laporan kenaikan pangkat 57 perwira tinggi (pati), di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/3/2021). Pati yang menerima kenaikan pangkat itu terdiri dari 16 perwira TNI AD, 23 perwira TNI AL, dan 18 perwira TNI AU.

Sekadar diketahui, Bro Rivai saat ini masih berusia 53 tahun. Dia lahir di Bone, 24 September 1967. Usia pensiun terhadap perwira tinggi TNI, di usia 58 tahun, jadi masih tersisa 5 tahun baru bisa pensiun.

Meski Abdul Rivai Ras tidak memulai karier militernya dari Akademi Militer (Akmil) atau Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), melainkan dari Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa-PK), namun sisa masa pensiun 5 tahun lagi, bisa saja mendapat lagi kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Laksamana Muda (Laksda), bahkan Laksamana Madya (Laksdya).

Hal itu tergantung dari garis tangan, atau dia memperlihatkan prestasi sehingga pimpinan TNI bisa mempromosikannya. Dia bisa saja dari Sahli Tk II menjadi Sahli, ataukah menjadi Asisten Kasal, yang  merupakan pejabat tinggi bintang dua.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed