by

Disiplin dari Keluarga Kunci Cegah Penularan Covid-19

koran.fajar.co.id, MAKASSAR – – Sebagai kelompok masyarakat terkecil, mengelola disiplin pada keluarga menjadi penting untuk meminimalisir angka penularan Covid-19.

Pakar Kesehatan Ibu dan Anak, dr. Salwa Mochtar menyampaikan, dalam setiap keluarga, perempuan/ibu harus jadi rule model untuk menerapkan disiplin tersebut. “Yang pertama mengunakan masker dengan baik dan benar, mencuci tangan dengan benar dan Menjaga Jarak,” jelasnya, pada Dialog Publik yang digelar Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulsel, Sabtu, 20 Maret.

Dijelaskan Salwa, bila vaksinasi lengkap saja tidak menjamin 100% tidak terpapar Covid-19. “Dalam istilah agama, vaksinasi ini seperti ikhtiar agar bisa terhindar,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas IDI Makassar, dr. Wahyudi Muchsin sebagai penyintas covid menyampaikan soal kedisiplinan menjaga jarak, memakai masker maupun mencuci tangan (3M) yang ditambah dengan vaksinasi. “Saya sendiri melihat dengan mata langsung bahwa covid-19 tidak bisa disamakan dengan flu, kita harus menyadari bahwa Covid-19 tidak bisa dipandang enteng,” terang Wahyudi yang akrab dipanggil Dokter Koboi ini.

Makanya, lanjut Wahyudi, pihaknya bersama IDI memberikan warning kepada siapapun, selama angka positif di Makassar belum di bawah 5 persen maka sebaiknya tidak ada pertemuan tatap muka siswa. “Kami tidak akan merekomendasikan pembelajaran tatap muka apa bila siswa dan guru tidak di vaksin,” pungkasnya.\

Sementara itu, Wakil Ketua KNPI Sulsel, Indira Mulyasari mengulas pentingnya peran pemuda menyosialisasikan pencegahan covid 19 terutama program vaksinasi yang sedang berjalan.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini menyampaikan, peran tersebut seperti edukasi, pembagian masker dan handsanitiser kepada masyarakat. Walau diakui saat ini masih banyak masyarakat belum terbiasa bahkan masih menghindari vaksin yang dianjurkan pemerintah.

Sedangkan Kordinator Relawan Milenial Tim Gugus C-19, dr Arfan mengemukakan banyak isu dan hoaks beredar seputar vaksin dan covid ini. Peran mereka meluruskan hal tersebut dengan menggandeng sebanyak mungkin elemen masyarakat, termasuk jurnalis. “Maka dari itu gerakan atau ikhtiar yang dilakukan melalui vaksinasi oleh pemerintah mesti kita sosialisasikan terus, mengajak masyarakat ikut serta,” bebernya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed