by

Pemkot Makassar Lindungi Relawan dan Tenaga Kerja dengan BPJS Ketenagakerjaan

koran.fajar.co.id, MAKASSAR –- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali menunjukkan kesiapannya dalam pelaksanaan program Makassar Recover dengan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dengan Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Lubis Latif, di Kantor  BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Selasa (23/3/2021).

Penandatangan MoU tersebut, disaksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes), Plt Kepala Bagian (Kabag) Kerjasama, Plt Kepala Badan  Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) BPKA, dan Plt Kabag Pemberdayaan Masyarakat.

Kegiatan ini, juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis santunan Jaminan Kematian bagi ahli waris RT/RW di kota Makassar

Kerja sama ini, bertujuan untuk melindungi relawan dan tenaga kesehatannya dalam program Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, keikutsertaan tim detector 10.000 orang, tenaga kesehatan 5.000 orang, dan 306 dokter sebagai bentuk proteksi dini terhadap risiko yang kemungkinan terjadi selama menjalankan tugas pada program Makassar Recover.

Menurutnya, program BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Makassar sejak periode pertamanya menjabat sebagai Wali Kota yang dibuktikan dengan mengikutsertakan RT/RW dan honorer/non-ASN Kota Makassar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Bahkan di tahun 2018, Pemerintah Kota Makassar mendapatkan penghargaan Paritrana, suatu penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah yang berprestasi dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” jelas pria yang akrab disapa Danny ini.

Di kesempatan yang sama, Pjs Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Lubis Latif mengatakan, selama tahun 2020 BPJS Ketenagakerjaan Makassar telah merealisasikan pembayaran manfaat jaminan sosial dengan rincian;  Jaminan Hari Tua sebanyak 15.101 kasus dengan nilai total Rp187 miliar, Jaminan Kecelakaan Kerja sebanyak 383 Kasus dengan nilai total Rp12,81 miliar, Jaminan Kematian sebanyak 237 Kasus dengan nilai total Rp13,44 miliar, dan Jaminan Pensiun 520 Kasus dengan nilai total Rp3,5 miliar.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed