by

Tak Ada Pengajuan Banding ke PN, Rektor UMI Buka Pintu Damai

koran.fajar.co.id, MAKASSAR –- Empat belas hari setelah putusan Pengadilan Negeri Makassar yang menolak gugatan Mantan Dekan FKM UMI, Sudirman terhadap tergugat Rektor UMI, Prof Basri Modding.

Selama rentang waktu tersebut, pihak penggugat maupun tergugat tidak mengajukan banding, maka putusan Pengadilan Negeri (PN) Makassar dinyatakan berkekuatan hukum atau inkracht. Putusan pengadilan terkait gugatan tersebut telah keluar sejak 9 Maret 2021 lalu.

Ketua Tim Hukum Rektor UMI, Prof Sufirman Rahman mengatakan putusan dari pengadilan sudah ada sejak tanggal 9 Maret 2021, dan sudah melewati waktu tenggang untuk mengajukan banding. “Karena sudah lewat maka putusan tersebut sudah inkracht,” ucapnya di  Pps UMI, Jumat, 26 Maret.

Dengan demikian, Rektor UMI Prof Basri Modding selaku tergugat bebas dari tuntutan ganti rugi yang diajukan penggugat. Penggugat Sudirman mengajukan gugatan karena tidak terima dirinya dikenakan skorsing.

Skorsing tersebut dicatat selam dua tahun delapan bulan. Ia juga diduga melakukan penggelapan dalam jabatannya sebagai dekan sebesar Rp1,3 miliar. “Kalaupun ada damai dari Sudirman harus kembalikan kerugian UMI sebesar Rp1,3 miliar,” ungkapnya. (wis/fajar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed