oleh

Unhas Memberi Reward Untuk Penulis Jurnal Bereputasi

koran.fajar.co.id, MAKASSAR  — Publication Management Center (PMC) Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Asosiasi Jurnal Pertanian Indonesia (AJPI) menyelenggarakan Forum Group Discussion bertajuk “Jurnal: Road to Scopus”.

Kegiatan berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (27/3/2021). Hadir sebagai narasumber yakni Prof Kuswanto (Chief Editor Jurnal AGRIVITA Scopus, sekaligus ketua AJPI), Muhammad Arsyad, Ph.D (Direktur PMC UNHAS), Dr Widodo (Chief Editor Jurnal AGRARIS Scopus), Prof Sumbangan Baja (Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Infrastruktur Unhas) dan Dr M. Alif (Chief Editor Jurnal Forest and Society Scopus).

Mengawali kegiatan, Direktur PMC Unhas Muhammad Arsyad dalam sambutannya menjelaskan kegiatan ini terlaksana dengan tujuan sebagai salah satu upaya dalam mempercepat jurnal-jurnal Indonesia untuk terindeks Scopus, sehingga akan dikenali sebagai Jurnal Internasional bereputasi. Hadirnya kegiatan seperti ini akan membantu para penulis Indonesia meningkatkan research impact melalu publikasi di jurnal Scopus.

“Unhas ingin berbagi bagaimana model kebijakan dalam mendukung anggaran dan infrastruktur sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan jurnal. Kami berterimakasih kepada ketua AJPI Prof Kuswanto atas kepercayaan yang diberikan kepada Unhas untuk menjadi host FGD yang sangat penting ini,” jelas Arsyad.

Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Infrastruktur Unhas Prof. Dr. Sumbangan Baja, M.Phil., yang juga sebagai narasumber menjelaskan materi terkait “Dukungan Kebijakan Finansial Universitas Untuk Pengelolaan Jurnal”.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Sumbangan menjelaskan bahwa Unhas mendukung penuh langkah PMC dan semua pengelola jurnal yang senantiasa meningkatkan kualitas pengelolaan. Dirinya berharap, Unhas dapat masuk Akreditasi Nasional dan bergerak untuk ke Jurnal Bereputasi Internasional selevel Scopus dan Web of Science.

“Unhas juga memberikan reward bagi para penulis yang berhasil mempublikasi tulisannya di Scopus dan jurnal-jurnal yang ber-impact factor (IF) tinggi. Kalau IF tinggi bisa dapat 25 juta untuk 1 paper,” ungkap Prof Sumbangan.

Khusus pengelola jurnal, lanjut Prof Sumbangan, Unhas juga telah menetapkan keputusan untuk memberikan bantuan pengelolaan jurnal setiap issue yang bervariasi dari 8 juta sampai 10 juta per terbit, tergantung level jurnalnya. “Kami selalu mengingatkan kami bahwa jangan kuatir dukungan anggaran untuk peningkatan kualitas publikasi dan pengelolaan jurnal sebagai media penting publikasi,” jelasnya.

News Feed