oleh

Kesiapan Unhas Menuju Society 5.0 Dalam University Presidents Forum

koran.fajar.co.id, MAKASSAR –- Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan University Presidents Forum (UPF) yang diselenggarakan Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Kegiatan berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Senin (29/3/2021), mengusung tema “Implementing Society 5.0 in Higher Education”.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Dwia menyampaikan materi terkait “Toward Globalization Society 5.0 in Universitas Hasanuddin”. Beliau menjelaskan bahwa perkembangan masyarakat bergerak cepat, dari model society yang disebut 4.0 menuju era 5.0.  Karakteristiknya adalah peranan Internet of Things (IoT) yang merambah berbagai bidang kehidupan.

Masyarakat era 5.0 membutuhkan adaptasi yang tepat dalam mengantisipasi perkembangan baru ini. Olehnya itu, Indonesia perlu meningkatkan kualitas keterampilan tenaga kerja dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Bayangan masa depan nanti pasti tidak akan terlepas dari pemanfaatan mulai big data hingga robotika yang terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan. Ini akan mendukung layanan dan kenyamanan hidup manusia secara berkelanjutan. Perguruan tinggi menghadapi tantangan bagaimana menghadirkan kebijakan yang sesuai tuntutan jaman,” jelas Prof Dwia.

Lebih lanjut, Prof Dwia menambahkan untuk Unhas sendiri transformasi menghadapi masyarakat 5.0 dirumuskan dengan berbagai langkah strategis yang memperluas cakupan tridharma. Unhas meningkatkan kolaborasi dalam penelitian, pengajaran dan pembelajaran, mobilitas mahasiswa dan advokasi yang lebih luas mencakup proses internasionalisasi.

“Kami berfokus pada tiga misi besar yang tertuang dalam Rencana Strategis dan Rencana Jangka Panjang yakni sebagai media pengetahuan serta bersifat comuniversity dan humaniversity,” terang Prof Dwia. 

Dikatakan, misi ini terwujud dalam berbagai hal yang telah dan akan dilakukan. Misalnya saja pada proses belajar mengajar, kita mengadopsi model yang menjadikan mahasiswa lebih berperan.

Dari aspek kemanusiaan, Unhas berupaya menjadi garda terdepan membantu masyarakat. Pada situasi bencana, misalnya, Unhas sangat aktif terlibat bersama berbagai elemen lainnya untuk turut serta menyelesaikan masalah.

Selain Prof Dwia, juga hadir beberapa narasumber lain baik dalam maupun luar negeri. Setelah menyampaikan pandangannya, kemudian dilanjutkan pada sesi tanya jawab.

Komentar

News Feed