oleh

Farmasi Unhas Optimalkan Internasionalisasi Kolaborasi Riset dan Kuliah Tamu

koran.fajar.co.id, MAKASSAR –- Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) memiliki tugas dan tanggung jawab mendorong berbagai upaya universitas untuk meningkatkan reputasi institusi baik skala nasional maupun internasional. Bentuk dukungan Fakultas Farmasi, melalui optimalisasi kemitraan, kolaborasi riset, dan kuliah tamu serta webinar dengan narasumber dari internasional.

Dekan Fakultas Farmasi Unhas, Prof. Subehan, M. Pharm.Sc, Ph.D, Apt, yang dikonfrimasi, Selasa (30/3/2021) menjelaskan, sebagai universitas terbaik di Indonesia, Unhas menjadi kiblat akademik dalam inovasi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat. Fakultas Farmasi terus meningkatkan perannya secara lokal, nasional, regional, maupun internasional.

Menurut Prof Subehan, Fakultas Farmasi Unhas sebagai bagian di Unhas juga ingin turut mengambil peran dalam mensukseskan tujuan tersebut. Setelah berhasil mendapatkan pengakuan internsional ASIIN, Fakultas Farmasi mengambil inisiatif dengan memperluas jangkauan kemitraan terhadap berbagai institusi mancanegara.

“Melalui skema kolaboratif, kami mencoba bermitra dengan beberapa institusi luar negeri, termasuk di antaranya Kanazawa University, James Cook University, The University of Queensland, King Abdul Aziz University dan The University of Cambridge,” jelas Prof Subehan.

Kerja sama ini awalnya dibangun atas dasar kolaborasi penelitian secara individu dengan dosen dari kelima universitas tersebut. Kerja sama ini kemudian berkembang menjadi kolaborasi institusi. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah kuliah tamu.  Kegiatan lainnya adalah menggelar webinar dengan narasumber dari perguruan tinggi mitra tersebt.

Melalui kegiatan ini mitra peneliti di luar negeri dan universitas mancanegara lebih mengenal Unhas. Mahasiswa Farmasi juga memiliki variasi lebih luas dalam mengakses sumber pengetahuan baru.  Mereka juga dapat termotivasi untuk melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi, khususnya di perguruan tinggi mitra tersebut.

“Kita ingin mahasiswa dapat membuka diri melihat peluang interaksi maupun kolaborasi dengan pihak lain, termasuk pihak mancanegara. Hal ini untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi kompetisi global,” ungkap Prof Subehan.

Selain penyelenggaraan kuliah dosen asing, Fakultas Farmasi Unhas akan menghadirkan Student for Student (Stu4Stu) Conference, kerja sama dengan College of Public Health, Medical, and Veterinary Sciences (CPHMVS) James Cook University, Australia. Stu4Stu akan digelar pada Rabu (31/3/2021). Dalam acara ini, mahasiswa dan early career researcher (peneliti muda) dari kedua universitas akan mempresentasikan beragam hasil penelitian. (mukhlis/fajar)

Komentar

News Feed