by

Laboratorium Kimia Biofisik FKM Penuhi Standar ISO 17025 dari KAN

koran.fajar.co.id, MAKASSAR –- Laboratorium Kimia Biofisik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin memenuhi standar ISO 17025. Hal ini sesuai hasil keputusan dari proses assesmen yang telah dilakukan sebelumnya oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Dekan FKM Unhas, Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes, M.Med.Ed, yang dikonfirmasi, Kamis (1/4/2021) menyampaikan, rasa syukur atas capaian ini, yang merupakan bagian dari komitmen dan kolaborasi dengan seluruh sivitas akademika FKM dan dukungan penuh pimpinan Universitas.

Amin -–demikian panggilan akrabnya–, menegaskan, FKM Unhas selalu memikirkan langkah strategis dan proaktif mengembangkan mutu pelayanan akademik.

“Kami dari unsur pimpinan bersama kepala Laboratorium Kimia Biofisik mendiskusikan langkah apa yang harus dilakukan untuk melanjutkan proses akreditasi yang sudah dicanangkan dekan sebelumnya,” ujarnya.

Menurutnya, setelah ada kesepakatan melanjutkan proses akreditasi, maka diputuskan mencari lembaga dengan pengalaman pendampingan pembuatan borang dan dokumen sebagai syarat diakreditasi.

Amin mengakui, berbagai upaya ditempuh untuk persiapan akreditasi ini. Langkah ini diawali dengan proses pelatihan para laboran dan pengelola laboratorium. Juga dilakukan pendampingan membuat dokumen akreditasi, studi kelayakan, dan kesiapan internal melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unhas.

Dengan terakreditasinya Laboratorium Kimia Biofisik, maka jaminan kualitas semakin terjamin, baik laboran, alat-alat laboratorium, maupun metode. Para pengguna dan mitra laboratorium tidak merasa khawatir ataupun ragu jika memeriksakan bahan atau produknya. Selain itu, para mahasiswa mendapatkan garansi hasil penelitian sekaligus jaminan mutu manuscript jika dimasukkan pada journal bereputasi.

“Ke depannya, kami berharap dapat menambah jumlah parameter yang diakreditasi dan laboratorium kami dapat memberikan manfaat lebih baik secara internal maupun eksternal utamanya dalam pengembangan riset dan inovasi,” pungkas Amin. (mukhlis/fajar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed