oleh

Ajak Warga Berkolaborasi Membangun Desa Melalui Bumdes

koran.fajar.co.id, BULUKUMBA  — Berkembangnya suatu desa, bisa di karenakan adanya beberapa program yang dijalankan. Untuk itu Beberapa dosen yang tergabung dalam Trainer Scale Up Bumdes Sulawesi Selatan, berkolaborasi dengan mahasiswa KKN-DK Angkatan 65 UIN  Alaudiin Makassar.

Dalam kolaborasi tersebut, tujuannya yakni sama-sama membangun desa. Dalam hal ini diarahkan agar desa memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Sebelumnya, kedua kelompok ini mengadakan seminar Desa, bertemakan;  “Bersinergi  Membangun Desa Melalui Bumdes”, digelar di Aula Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Kamis, 1 April.

Dosen sekaligus Pimpinan KKN-DK Angkatan 65 UIN  Alaudiin Makassar, Firdaus Muhammad mengatakan, untuk membuat suatu desa bisa maju, maka dimulai dari membina orang-orang yang ada di dalamnya. Salah satunya itu memberikan edukasi.

Untuk itu Firdaus berharap, dimulai dengan kegiatan memberikan seminar, yang melibatkan orang-orang berpengalaman, seperti yang dilakukan Trainer Scale up Bumdes dengan mahasiswa KKN Kecamatan Ujung Loe.

“Lewat seminar langkah awal memberikan edukasi dan pemahaman serta berkenalan kepada masyarakat setempat,” ungkap firdaus Muhammad.

Menurutnya, setelah semua hal itu dilakukan, barulah bisa bergerak melakukan tujuan yang diinginkan.

Sementara itu, Dosen Unifa sekaligus Pengurus Trainer Scale Up Bumdes Sulawesi Selatan, Nurbayani membawa materi terkait pelaporan keuangan Bumdes. Dikatakan, warga jika dalam upaya untuk melakukan pembangunan di desa, meliputi aspek kehidupan  masyarakat (sosial dan ekonomi) harus dilakukan  secara merata.

Upaya ini, sebut Alumni Backrie Group Foundatiion ini, dapat dilakukan dengan mendirikan Bumdes. Perihal pembentukan Bumdes telah diatur dalam undang–undang No. 6 Tahun 2014, tentang Desa.

“Bumdes  berperan penting untuk membangkitkan  ekonomi masyarakat desa.  Keberadaannya sebagai badan usaha yang berwatak sosial atau bisnis sosial,” jelas Nurbayani.

Lebih jauh Dosen Universitas Fajar ini mengemukakan, adanya Bumdes menjadi penggerak utama dalam menjembatani upaya penguatan ekonomi dan kegiatan yang menunjang partisipasi masyarakat di pedesaan.

Sedangkan Camat Ujung Loe, Husniar menjelaskan, Ujung Loe memiliki 12 desa yang memiliki Potensi pengembangan Bumdes ke depan.  Salah satu Desa yang ada di Kec. Ujung Loe bernama Desa Manyampa. Desa ini memiliki hutan mangrove, sekarang menjadi wisata mangrove yang dikelola Bumdes.

News Feed