oleh

Lebih Dekat Prodi Proteksi Tanaman dan Ilmu Tanah

koran.fajar.co.id, MAKASSAR  — Direktorat Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menyelenggarakan program bertajuk Red Campus Talk edisi #24 dengan tema “Handal Mengelola Tanah Hingga Tumbuhannya: Seputar Prodi Proteksi Tanaman dan Prodi Ilmu Tanah”.

Program ini berlangsung secara live melalui akun instagram @hasanuddin_univ, Senin (5/4/2021). Menampilkan narasumber, Prof. Dr. Ir. Tutik Kuswinanti, M.Sc, (Ketua Prodi Proteksi Tanaman) dan Dr. Ir. Rismaneswati, SP, MP, (Ketua Prodi Ilmu Tanah). Kedua prodi ini berada di bawah naungan Fakultas Pertanian Unhas.

Prof Tutik menjelaskan, Prodi Proteksi Tanaman fokus mempelajari mengenai kesehatan tanaman, bagaimana melindungi ataupun memelihara tanaman agar tidak terserang hama maupun patogen lainnya.  Dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas pembelajaran, tersedia sarana prasarana seperti laboratorium hingga kebun percontohon dan juga kualifikasi tenaga pendidik yang unggul dan kompeten.

“Saat ini kita memiliki 21 tenaga pendidik, 8 diantaranya sudah guru besar dan 9 dosen bergelar doktor. Sisanya sedang menempuh pendidikan. Di prodi ini juga sudah tersedia program magister dengan akreditasi A. Sehingga memudahkan bagi alumni yang ingin melanjutkan pendidikan magisternya,” jelas Prof Tutik.

Menurutnya,  terkait program kerja sama yang telah prodi lakukan, secara berkelanjutan, Prodi Proteksi Tanaman aktif mengembangkan kemitraan baik dalam maupun luar negeri sebagai upaya memperluas jaringan dan membantu mahasiswa melakukan proses magang.

Sementara untuk Prodi Ilmu Tanah, Risma memberikan penjelasan bahwa prodi ini sudah ada sejak tahun 1984. Dimana, prodi ini membahas dua aspek kajian yakni kebumian dan pertanian. Dengan demikian, prodi ini memiliki disiplin ilmu yang cukup kompleks.  Lulusan prodi ini sangat dibutuhkan, mengingat perkembangan saat ini seperti kualitas lahan mengalami penurunan dan beberapa permasalahan lainnya. Olehnya itu, lulusan memiliki peranan penting.

“Di prodi Ilmu tanah kami menyediakan fasilitas lengkap yang dapat menunjang akademik mahasiswa. Selain ruang kuliah dan kurikulum, di Ilmu Tanah juga tersedia 5 laboratorium dan lahan percontohan yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran. Kita juga aktif menjalin kerja sama seperti dengan beberapa mitra untuk mempermudah akses mahasiswa kami yang ingin melakukan magang ataupun penelitian,” jelas Risma.

News Feed