by

Panitia UTBK SBMPTN Unhas Terima Rekomendasi dari BPBD Kota Makassar

koran.fajar.co.id, MAKASSAR –- Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2021 akan digelar mulai tanggal 12 April 2021.  Mengingat situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung, Panitia Pusat UTBK-SBMPTN mengadakan pertemuan koordinasi bersama Plh. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, H. Manai Sophiaan.

Pertemuan berlangsung Senin (5/4) di Kantor BPBD Kota Makassar, dihadiri Erna Rifai (Sekretaris Pusat UTBK Unhas), Dr. Eng. Wardi (Koordinator Pelaksana UTBK SBMPTN Unhas), Ishaq Rahman (Humas Unhas), dan dr. Idriyati Idrus, Sp.KK, M.Kes (Satgas Covid-19 Unhas).

Pertemuan ini, Panitia Pusat UTBK Unhas menyampaikan langkah-langkah persiapan yang dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 selama pelaksanaan UTBK-SBMPTN tahun 2021.  Koordinator Pelaksana Pusat UTBK SBMPTN Unhas, Dr. Eng. Wardi menjelaskan bahwa tahun ini Unhas akan mengadakan ujian untuk 20.056 peserta.

“Pelaksanaan ujian akan berlangsung dua gelombang, yaitu 12 s.d. 18 April 2021, dan 26 April s.d. 2 Mei 2021. Setiap hari akan berlangsung selama dua sesi, yaitu pagi dan siang.  Pusat UTBK Unhas mempersiapkan 53 ruangan komputer. Setiap sesi, ada sekitar 1.000 peserta yang akan ujian,” kata Wardi.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Pusat UTBK Unhas akan menerapkan protokol kesehatan sesuai standar. Di tingkat nasional, Lembaga Test Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara di tingkat lokal, Pusat UTBK Unhas berkoordinasi dengan BPDB Kota Makassar.

Pusat UTBK Unhas juga berkomitmen untuk memastikan tidak terjadi situasi yang dapat menyebabkan terjadinya kerumunan, atau mengabaikan protokol. Untuk itu, Unhas melibatkan Satgas Covid-19 Unhas selama kegiatan berlangsung.

Dalam arahannya, Plh. Kepala BPBD Kota Makassar, H. Manai Sophiaan, mengharapkan agar pelaksanaan UTBK-SBMPTN tahun 2021 ini dapat berlangsung aman dan lancar. Yang paling penting, protokol kesehatan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.

“Kita tentu akan mendukung, karena bagaimanapun ini adalah program nasional. Namun demikian, sesuai tugas dan fungsi BPBD, kami akan menurunkan tim untuk melakukan pemanatauan di lapangan. Kami berharap protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dapat kita patuhi bersama,” kata Manai.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed