oleh

STP Unhas Gelar Seminar Nasional Regional Comprehensive Economic Partnership

koran.fajar.co.id, MAKASSAR  — Science Techno Park (STP) Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan seminar nasional dengan mengusung tema “Regional Comprehensive Economic Partnership”. Kegiatan berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (10/4/2021).

Mengawali kegiatan, Direktur STP Unhas Prof. Dr. dr. Andi Wardihan Sinrang, CWM., menyampaikan, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peresmian STP Unhas. Sebelumnya, juga telah dilaksanakan seminar internasional dengan para narasumber dari perguruan tinggi ternama dengan manajemen pengelolaan STP yang baik.

Lebih lanjut, Prof. Wardihan menambahkan penyelenggaraan seminar bertujuan untuk berbagi ilmu pengetahuan dan informasi seputar pengembangan STP. Agar kedepan, utamanya bagi Unhas dapat menambah pemahaman untuk pengelolaan berkelanjutan dan tepat sasaran dari hadirnya STP Unhas.

Seminar berlangsung dalam tiga sesi, menghadirkan narasumber yang masing-masing mewakili bidang industri, pemerintah dan perguruan tinggi. Untuk sesi pertama hadir sebagai narasumber yakni Ir. Andi Ilham Said, Ph.D., dari PPM Jakarta. Dalam materinya beliau menjelaskan mengenai “Regional Comprehensive Economic Partnership”.

Ilham menyampaikan, RCEP hadir dengan tujuan tercapainya kerja sama ekonomi diantara negara ASEAN dan mitranya dengan prinsip modern, komprehensif, bermutu tinggi, dan memberikan manfaat bersama.

Tidak hanya itu, RCEP berpotensi memberikan peluang bisnis di Asia Timur melalui usaha pengurangan hambatan dagang dan peningkatan akses pasar barang dan jasa.  Hadirnya STP akan menjadi asa dalam menumbuhkan start up unggul dan inovasi cerdas karena didukung hasil penelitian dan kerja sama terintegrasi dari pentahelix.

“RCEP menjadi peluang Indonesia jika modal insani yang dimiliki Indonesia mempunyai kemampuan daya beli tinggi karena memiliki nilai tambah dari karya maupun inovasi unggul. Selain itu, sumber daya alam Indonesia dipertukarkan secara cerdas dengan nilai maksimal setelah melalui proses pertambahan nilai dalam negeri,” jelas Andi Ilham.

Selain Andi Ilham, juga hadir sebagai narasumber Tri Malombasi, S.IP., M.IP., mewakili Plt. Gubernur Sulsel menjelaskan mengenai “Sulawesi Selatan Ramah dan Bersahabat Dalam Berinvestasi”.

Dalam pemaparannya, Tri menyampaikan Sulsel dalam ranah investasi, melalui dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) memiliki emapt bidang berkesinambungan untuk membangun visi misi Gubernur Sulsel, salah satunya pelayanam perizinan. Dalam bidang ini, PTSP mengeluarkan 21 sektor dengan pengelolaan 300 izin. Peluang investasi di Sulsel sangat besar dengan segala potensi dan keunggulan yang dimiliki. (mukhlis/fajar)

News Feed