by

Lebih Dekat Prodi Sastra Perancis dan Asia Barat Unhas

AJARKORAN.ID, MAKASSAR  — Direktorat Komunikasi Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan program bertajuk Red Campus Talk edisi ke-30 dengan tema “Ketika Victor Hugo Berada di Negeri 1001 Malam : Seputar Departemen Sastra Barat Roman (Perancis) dan Departemen Sastra Asia Barat (Arab) Unhas”.

Program ini berlangsung secara live melalui akun instagram @hasanuddin_univ, Selasa (13/4). Hadir sebagai narasumber yakni Dr. Prasuri Kuswarini, M.A., (Sekretaris Departemen Sastra Barat Roman) dan Haeruddin, SS, MA, (Ketua Departemen Sastra Asia Barat). Kedua prodi ini berada dibawah naungan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas.

Pada kesempatan awal, Dr. Rini menuturkan prodi Sastra Barat Roman atau lebih dikenal dengan sebutan Sastra Perancis merupakan salah satu prodi yang masuk dalam rumpun bahasa asing di FIB. Tenaga pengajar bersifat multiculture dengan kualitas unggul. Tidak hanya itu, suasana belajar yang nyaman dan demokratis serta fasilitas memadai sangat terasa dalam prodi ini.

“Bahasa Prancis cakupannya sangat luas, sistem pembelajaran juga berbeda. Mahasiswa dilatih untuk bertindak teliti dan teratur. Di prodi ini,  sudah banyak mahasiswa yang pergi ke Prancis melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa. Selain mahasiswa, dosen juga secara berkelanjutan meningkatkan keilmuan mereka dan kami juga sering kedatangan dosen asing,” jelas Rini.

Untuk prodi Sastra Asia Barat, Haeruddin menyatakan, prodi ini secara aktif meningkatkan kemitraan baik dalam maupun luar negeri khususnya dengan universitas di Timur Tengah. Selain itu, untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, prodi ini secara berkelanjutan memperbaharui kurikulum yang disesuaikan dengan saran dan masukan dari para alumni maupun stakehoulder terkait.

Edisi Red Campus Talk kali ini dipandu oleh Akhyar (Student Volunteer Unhas) dan diikuti secara live oleh lebih kurang 100 follower instagram @hasanuddin_univ. (mukhlis/fajar)

News Feed