oleh

Program Tahunan UMI, Berbagi Paket Sembako Jelang Ramadan

koran.fajar.co.id, MAKASSAR –- Majelis Taklim Ukhuwah Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, yang terdiri dari dosen dan istri-istri dosen, menyambut Ramadan dengan mengeluarkan sedekah berupa paket sembilan bahan pokok (Sembako).

Total ada 500 paket sembako yang diberikan kepada sekurity, cleaning servis, serta masyarakat kurang mampu yang bermukim di area kampus UMI, di Pelataran Menara UMI, Jl Urip Sumoharjo, Senin, 12 April.

Ketua Majelis Taklim UMI, Amira K Basri Modding mengatakan pembagian ini sudah menjadi tradisi tahunan Majelis Taklim UMI. Setiap tahun saat memasuki ramadan, dilakukan legiatan bagi sembako.

Alasannya, sebagai bentuk kesyukuran dan kebahagiaan yang ingin turut dibagikan pada orang yang selama ini telah membantu UMI. “Kami mau saudara-saudara kita di sekitar UMI dan bagian dari UMI bisa merasakan kebahagiaan dan bersantap sahur dengan layak dirumahnya  bersama keluarga,” ungkapnya.

Disebutkan Amira, sembako ini merupakan sumbangan dari pengurus Majelis taklim serta para alumni dan  dosen UMI. Selain membagikan 500 paket sembako,  dalam waktu dekat di ramadan tahun ini Majelis Taklim UMI juga telah menyusun beberapa program berbagi untuk masyarakat. Salah satunya akan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Makassar, membuat ATM beras.

Akan ada beberapa lokasi yang dibuatkan ATM beras. Masyarakat Makassar yang dianggap layak menerima bantuan akan didaftarkan namanya. Kemudian mereka tinggal menempelkan kartu tanda penduduk (KTP), di mesin ATM beras tersebut.

“Ketika KTP ditempelkan maka akan keluar beras dengan jumlah liter yang mereka pilih, dari 3 liter, 5 liter hingga 10 liter,” ucapnya.

Setiap kepala keluarga akan di inputkan otomatis lewat sistem jumlah beras yang akan diterima perbulanya.

Rektor UMI, Prof Basri Modding mengatakan Majelis Taklim UMI tak sekedar sebagai kelompok pengajian ibu-ibu, tetapi program yang dicanangkan cukup kreatif.

“Ini juga bisa mengangkat nama baik UMI di lingkungan masyarakat. Tak hanya sebagai kampus yang melahirkan SDM unggul tetapi juga peka terhadap lingkungan sekitar,” ucapnya. (wis/fajar)

News Feed