by

PEREMPUAN adalah PERADABAN

Selama perempuan dapat menggali potensi diri, bekerja keras tanpa kenal lelah, terus belajar, kreatif, mau berubah, menembus sekat-sekat keraton, dan membekali diri dengan kemampuan digital IT, sehingga perempuan selalu updete informasi. Setidaknya suara perempuan sangat esensial pada problem-solving dan inovasi yang merupakan jantung pembangunan.

Pada kemajuan peradaban non fisik, banyak perempuan Indonesia yang juga memiliki kemampuan dalam memajukan peradaban dengan menerapkan nilai-nilai, tatanan, seni budaya maupun iptek dalam kehidupan bermasyarakat.  Segenap prilaku sopan santun dan tata krama tersebut diwujudkan oleh perempuan Indonesia dari waktu ke waktu baik dalam realitas politik, ekonomi dan sosial lainnya.

Tidak sedikit perempuan yang terjun di dunia kemiliteran dan politik yang identik dengan maskulinitas, namun dengan sikap  feminitas yang dimiliki perempuan, sehingga mereka mampu menaklukkan dunia kemiliteran dan politik yang terkenal sangat ‘keras dan garang’.

Sebagai anggota dewan, banyak perempuan-perempuan Indonesia yang bersuara lantang namun tetap mengedepankan norma, nilai dan kesopanan dalam memperjuangkan dan membela aspirasi masyarakat khususnya kaum perempuan.

Selain itu, Tidak sedikit  kaum Ibu yang sukses dalam membina karier dalam berbagai bidang, memiliki tingkat pendidikan tinggi, jabatan dan kedudukan tinggi tapi juga mampu mendidik dan menghasilkan anak-anak yang berakhlak mulia, memahami norma, berpendidikan tinggi  sehingga dapat mengantarkan anak-anak menyongsong masa depan yang cemerlang. Tidak peduli perempuan itu berasal dari suku apa, latar belakang keturunan apa, selama perempuan itu mampu memahami nilai dan menerapkan norma dalam kehidupan diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Dulu perempuan Indonesia identik dengan  keterpurukan, ketertinggalan dibidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi. Sekarang, perempuan Indonesia sudah bangkit.

Mengambil peran dalam pembangunan kota-kota baru dengan tata ruang yang baik, indah, modern dan fungsional. Perempuan telah menempati posisi strategis dalam perencanaan pembangunan baik fisik maupun nonfisik sebagai  pengejawentahan jati diri perempuan Indonesia yang maju.

Kompleksitas dari kemampuan perempuan dibidang STEM, keterampilan dan keahlian yang dimiliki, serta nilai dan norma yang tetap melekat dalam dirinya saat melakukan pekerjaan dan pengabdian kepada keluarga serta masyarakat,  telah memberi warna pada kemajuan peradaban di abad modern ini.

News Feed