oleh

Busana Kekinian Ibu-Anak

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR — Sebuah inovasi lahir di tengah pandemi Covid-19, salah satunya inovasi busana muslim. Dikreasi spesial.

Inilah yang coba di tampilkan di event Trend Hijab Expo 2021, di Sandeq Ballroom Claro hotel Makassar, 24 April hingga 3 Mei.

Salah satunya busana yang ditampilkan booth Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI). Memadukan busana muslim simpel dengan kain atau corak etnik Sulsel.

Salah seorang Desainer KDEI yang ikut Trend Hijab Expo 2021, Fauziah Lewa, mengatakan ia mendesain busana Lebaran tahun ini lebih ke model tunik dan terusan. Di desainnya tersebut, ia selipkan sedikit unsur etnik.

“Jadi saya masukkan sedikit motif kain sutra Sengkang. Selain sebagai pemanis pada model baju, melambangkan baju itu sekaligus memperlihatkan corak daerah,” ucapnya.

Untuk desain, ada kain khusus pada bagian kerah, ujung lengan, dan bagian kancing serta membuat kantong pada baju dengan tambahan kain etnik. Untuk bahannya memakai silk dan katun.

“Tiap tahun saya memang selalu buat baju yang ada etniknya. Dan itu identitas juga bahwa itu baju asalnya dari desainer Sulsel,” ucapnya.

Publik Relation Artpro, Andi Karmila mengatakan saat ini dengan kemajuan teknologi, semua orang berlomba-lomba untuk menghadirkan sesuatu yang lebih efektif dan efesien. Tentu tetap modis dan milenial.

Dari tahun-tahun sebelumnya, yang dihadirkan memang rata-rata busana hijab kekinian. Namun, saat ini pada masa pandemi, tren makin berkembang. Jilbab maupun busana jenis dibuat lebih simpel dan menyita perhatian.

“Rata-rata yang dicari memang motif simpel dengan warna pastel. Tak hanya dipakai ibu-ibu, tetapi juga cocok dipakai remaja,” ucapnya.

Ada 35 booth yang memamerkan karya dan stok pakaiannya di Trend Hijab Expo. Booth ini rata-rata dari Sulawesi, Jawa dan Jakarta.(wis/zuk)

Komentar

News Feed