oleh

Pencampuran Dua Merek Vaksin Tak Berbahaya

-Lapsus-2.143 views

KORANFAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kejadian pencampuran dua merek vaksin secara tak sengaja sudah beberapa kali terjadi. Namun, hingga kini belum jelas apa efek samping dari pencampuran dua merek vaksin berbeda ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh pakar penyakit menular Amesh A. Adalja, dari Johns Hopkins Center for Health Security seperti yang dikutip dari laman Prevention. Menurutnya, efek samping yang dialami pada kasus pencampuran vaksin kemungkinan tidak jauh berbeda dengan pemberian vaksin pada lazimnya. Manfaat dari vaksin itu sendiri juga masih bisa diperoleh.

Sementara itu, pakar penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt William Schaffner, menekankan bahwa pencampuran vaksin dan pencocokan belum dipelajari secara eksplisit. Akan tetapi, kejadian menerima dosis vaksin kedua yang berbeda dari dosis pertama masih mungkin akan terus terjadi.

“Ini bukan pertama kalinya, dengan cara apa pun — entah secara tidak sengaja atau karena seseorang mendapatkan vaksinnya di satu tempat dan kemudian berakhir di tempat lain yang memiliki vaksin berbeda,” kata Schaffner.

Pada awal April, seorang perempuan di Oregon, Amerika Serikat bernama , secara tak sengaja menerima vaksin COVID-19 kedua dari merek Moderna, setelah suntikan pertamanya menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech. Sebagai tindakan pencegahan, perempuan yang memiliki bayi berusia tiga minggu itu dianjurkan untuk berhenti menyusui bayinya.

Hal serupa juga terjadi pada Craig Richards dari New Hampshire. Pada suntikan pertamanya ia menerima vaksin Moderna. Namun, saat suntikan kedua, ia menerima suntikan Pfizer. (ram)

News Feed