by

PSM Tim Fair Play di Piala Menpora

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR — Persija Jakarta menjadi jawara Piala Menpora 2021. usai mengalahkan Persib Bandung, Minggu, 25 April. Skor 2-1. Turnamen pra-musim itu ditutup dengan selisih gol 4-1 dari dua leg. Dari hasil itu, Persib Bandung hanya peringkat kedua. Sementara peringkat ketiga PS Sleman dan keempat PSM Makassar. PSM Makassar juga menjadi tim fair play. Top skor, Ahsanur Risal (Persiraja) dengan empat gol. Pemain muda terbaik, Pratama Arham (PSIS Semarang), dan pemain terbaik Mark Klok (Persija). Dari hasil turnamen ini, PSSI pun kian optimis Liga 1 musim 2021 bisa bergulir. Dengan mengacu penyelenggaraan awal pra-musim kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia ditarget bergulir mulai 3 Juli mendatang. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan, pihaknya telah melaporkan perencanaan kompetisi Liga 1 ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. “Surat menyurat untuk Menpora, Kepolisian dan juga Satgas Covid sedang PSSI siapkan. Tentu Polri akan melihat serta melakukan evaluasi dari pertandingan-pertandingan di Piala Menpora,” jelas Iriawan di situs resmi PSSI. Iriawan optimistis pihak kepolisian dan pemerintah akan memberikan izin bergulirnya Liga 1 dan Liga 2. Hal ini karena turnamen pra musim Piala Menpora 2021 sampai akhir berjalan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. “Kami optimistis pemerintah dan kepolisian dapat memberikan izin buat Liga 1 dan Liga 2. Piala Menpora ini ujian buat federasi soal penerapan prokes. Kami berharap semua bisa berjalan normal dan tanpa hambatan sama sekali,” ucapnya

PSM Siap Kompetitif

Peringkat empat PSM Makassar menjadi hal positif dalam menyongsong Liga 1 ke depan. Manajemen PSM Makassar pun menegaskan siap kompetitif. CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan, PSM sudah mulai menemukan ritme. “Artinya tim ini sudah sangat baik dan kita siap menyongsong kompetisi Liga 1 Indonesia,” tegasnya. Untuk permasalahan-permasalahan tim, kata pria yang akrab disapa Appi itu, pihaknya siap menuntaskan. Legenda PSM Makassar, Syamsuddin Umar mengutarakan, pemain-pemain muda PSM layak untuk menatap Liga 1. “PSM sudah punya warna dan pasti akan lebih kompetitif,” katanya. Untuk memasuki kompetisi nanti, tinggal mencari penyerang yang punya naluri mencetak gol baik. Juga lini tengah yang kuat dalam mendukung penyerangan. Serta satu ful bek yang bisa menambah daya tahan PSM. Pria yang pernah membawa PSM Makassar juara Liga 1 musim 1999/2000 menilai Pasukan Ramang sudah punya modal besar. Khusus lini bertahan yang sudah punya warna baik. “PSM sudah punya gaya bermain bertahan yang cukup solid selama Piala Menpora,” katanya. Akan tetapi, jika PSM kembali berlaga di Liga 1 berarti untuk komposisi pelatih juga harus bertambah. Sebab, lisensi pelatih yang bisa menukangi tim Liga 1 untuk kepala harus A Pro AFC. Sementara Syamsuddin Batolla baru A AFC. Aturan AFC, Direktur tim harus punya lisensi A Pro AFC dan begitu pun kepala pelatih di Liga 1. Untuk liga 2 minimal A AFC dan asistennya B AFC. Liga 3 minimal B AFC. (sal/rif)

News Feed