by

Jatah Vaksin Sulsel Berkurang

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR — Jatah vaksin di Sulsel, kini berkurang. Pekan ini, PT Bio Farma hanya akan mendistribusikan vaksin sebanyak 5.680 vial atau 55.861 dosis saja. Berkurang cukup besar, ketimbang sebelumnya.

April lalu, jatah vaksin Sulsel sebanyak 18.880 vial atau 188.880. Jumlah ini hanya cukup untuk dua pekan saja. Setelahnya gudang stok di Diskes Sulsel kosong. Akibatnya distribusi ke kabupaten/kota tertahan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Sulsel Nurul AR mengatakan, pengiriman vaksin dimulai hari ini (kemarin, red). Distribusinya tak lagi dilakulan oleh pemprov, melainkan PT Bio Farma ke kabupaten/kota.

Stok yang akan masuk ini dikhususkan untuk pelayan publik utamanya bagi guru. Kemudian untuk lansia yang penggunaannya bisa mencapai pekan pertama Mei mendatang.

“Nantinya PT Bio Farma langsung menyuplai ke kabupten/kota. Diupayakan secukupnya,” bebernya kepada FAJAR, Senin 26 April kemarin.

Sementara proses vaksinasi, saat ini juga masih terus berjalan. Terutama daerah yang masih memiliki stok. Meskipun, pihaknya mengakui jumlah yang divaksin masih belum besar. Terutama bagi petugas publik dan lansia.

Data yang dihimpun FAJAR, jumlah petugas publik yang divaksin sebanyak 301.787 orang atau 43,46 persen dari total 694.477 orang. Sementara bagi lansia, yang telah divaksin sebanyak 397.846 orang atau 3,77 persen dari total 753.303 orang.

“Makanya kami mendorong agar daerah bisa menambah titik vaksinasi. Supaya prosesnya cepat. Karena memang yang berkewenangan untuk vaksinasi secara langsung adalah kabupaten/kota,” tambahnya.

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengakui tetap berupaya memaksimalkan proses vaksinasi. Terutama bagi guru dan lansia. Apalagi untuk guru sudah menjadi atensi dari presiden, sebagai langkah kesiapan belajar tatap muka. (ful/zuk)

News Feed