oleh

Primaya Hospital Perkenalkan Cara Mengidentifikasi Alat Swab Baru

-Fajar, Headline-4.209 views

FAJARKORAN.ID, MAKASSAR  — Saat ini, beredar informasi terkait dengan adanya penyalahgunaan alat swab dengan cara mencuci ulang alat swab tersebut untuk digunakan kembali dalam pemeriksaan swab.

Hal tersebut patut diwaspadai Anda. Lalu, bagaimana cara mengidentifikasi penggunaan alat swab yang memang masih baru dan bagaimana cara penggunaan alat swab yang baik dan benar?

Pihak Rumah Sakit (RS) Primaya Makassar memperkenalkan cara mengidentifikasi alat swab baru. Melalui Ahli  Patologi Klinik Laboratorium Primaya Hospital Karawang, dr. Hadian Widyatmojo, Sp.PK, dalam siaran persnya, Sabtu (1/5/2021), mengimbau, agar sebelum melakukan swab, baik antigen maupun PCR, masyarakat perlu memastikan, alat swab yang digunakan masih berada di dalam kemasan dan tersegel.

“Masyarakat dapat meminta petugas swab untuk memperlihatkan alat swab masih baru di dalam kemasan dan dibuka di depan pasien. Petugas juga akan menanyakan ulang nama pasien sebelum melakukan pemeriksaan untuk menghindari kesalahan identitas pasien,” terang dr. Hadian.

Disebutkan dr. Hadian, kita bisa mencurigai jika tidak melihat alat swab tersebut dibuka dari tempatnya di depan kita. “Selama pengambilanya betul dan aman serta menggunakan alat yang direkomendasi dan memiliki izin edar, maka hasil pemeriksaan swab tersebut bisa dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Bukan itu saja, dr. Hadian juga menegaskan, masyarakat bisa menanyakan izin edar tersebut pada faskes (fasilitas kesehatan) terkait merek atau tanggal kadaluarsa alat yang digunakan. “Kadarluasa alat swab antar merek pun berbeda beda. Umumnya sebuah alat swab bisa bertahan bertahun tahun dari masa produksinya,” paparnya.

Diakui dr. Hadian, penggunaan alat swab yang tidak tepat dapat menimbulkan komplikasi berbahaya termasuk perdarahan hidung.

Hal ini juga diakui dr. Dwi Fajaryani, Sp.PK, Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bekasi Barat. “Sebelum dilakukan pemeriksaan, petugas perlu menunjukkan kepada pasien bahwa alat masih dalam kemasan sebelum dipakai. Petugas  akan membuka bungkus plastiknya sesaat sebelum tindakan swab untuk menjaga agar alat tersebut tetap steril dan mencegah kontaminan,” bebernya.

News Feed