oleh

Reuni Virtual IKA, Tegaskan Eksistensi Sastra Prancis Unhas

FAJARKORAN.ID, MAKASSAR  — Temu alumni secara virtual yang dirangkaikan dengan halalbihalal Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sastra Prancis Unhas, Sabtu (22/5/2021) berjalan sukses dan berhasil mempertemukan seluruh alumni Sastra Prancis dari berbagai angkatan di seluruh pelosok dunia. Ada dari Paris, Amsterdam, Australia, Taiwan, dan lain sebagainya.

Dalam reuni tersebut, Kata “ji” pada ujaran “Anak Sastra ji” yang selalu menyesakkan dada para mahasiswa  Fakultas Sastra, kini sudah usang.

Pertanyaan orang tua pada putra-putrinya semisal “Kau mau jadi apa kuliah di Sastra Prancis?” masih sering terdengar.

Setelah lebih empat windu, alumni-alumni Sastra Prancis Unhas kini membuktikan eksistensi mereka. Demikian bunga rampai dan pemikiran yang mengemuka sepanjang acara Reuni dan Halalbihal Virtual 2021 IKA Sastra Prancis Unhas ini.

Acara dengan presenter Andi Risma P. Sultan dan Apriadi Bumbungan ini menampilkan testimoni Max Victori Lengi yang kini bermukim di Taiwan (Formosa-Republic of China).

Himpra, katanya merujuk pada Himpunan Mahasiswa Sastra Prancis Unhas, adalah sebuah keluarga besar dan jejaring.

Sultan Rakib, Ketua IKA Sastra Prancis Unhas kembali mengulangi prinsip “masa depan kita ditentukan dengan siapa kita berteman hari ini”.

Ali Hanafi, seorang CEO sebuah kelompok usaha, alumni lainnya yang tampil dengan testimoninya turut menyemangati para alumni.

Dari reuni ini terkuak pula bahwa para alumni Sastra Prancis Unhas mayoritas bekerja di luar keilmuannya.

Ada bankir, pengusaha, profesional, perwira militer, pegiat Ornop, dosen, birokrat dan lain-lain.

Acara virtual ini menghadirkan Ketua IKA FIB Unhas Andi Syahrial Makkuradde yang juga Camat Biringkanaya Makassar, tampil memberi sambutan. “Jadi anak Sastra itu bisa ke mana-mana,” ujarnya.

“Ada kurang lebih sepuluh alumni tinggal di Prancis,” tulis Yessy Yesmini di kolam chat. Ada dua di Belanda, satu di Italia, dan seorang lagi di Darwin, Australia.

Acara ini meriah dengan tampilnya Harun dan Max Victori  Lengi memainkan gitar. Ada pula Hidayah Burhanuddin dengan lagu persembahannya.

Komentar

News Feed