by

Jangan Sembarang Siarkan UEFA EURO

Kegiatan sosialisasi Hak Siar dan Public Viewing Mola atas tayangan premium Sports Contents beberapa waktu lalu.

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR— Saat ini banyak pelaku usaha platform siaran yang mencoba mencomot pertandingan sepak bola internasional. Padahal ada yang namanya hak siar dan tidak boleh disebarluaskan secara sembarangan.

Salah satunya siaran sepak bola yang jadi incaran platform siaran adalah Qualification Matches for FIFA WORLD CUP 2022 dan UEFA Nations League 2018/2019, 2020/2021 (UEFA EURO Package 2018-2022). Di Indonesia, UEFA EURO Package 2018-2022 hanya bisa dilinsesikan oleh PT Mitra Media Integrasi.

Bobby Christoffer selaku pemilik platform dan COO mengatakan bagi venue atau usaha komersil yang sudah registrasi dan hendak menyelenggarakan program UEFA EURO, sebaiknya memastikan bahwa penyelenggaraan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dia menyebut Mola Live sebagai salah satu platform yang patut dicontoh.

“Kami berharap pihak-pihak terkait tidak mencoba untuk melakukan pelanggaran hak cipta atas tayangan UEFA EURO Package 2018-2022, karena sanksi hukum dan penaltinya cukup berat,” ujarnya.

Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta mengatur, yang melanggar Hak Ekonomi Pencipta, dan untuk tujuan komersial dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 4 miliar.

Kata Bobby, hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi para pelaku usaha area publik/komersial dan sejenisnya dalam melakukan proses registrasi dan kerjasama untuk penayangan UEFA EURO Package 2018-2022. (wis/aha)

News Feed