oleh

Amerika Kembali Menguci Coba C-RAM System

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR  — Beberapa kali suara ledakan besar terdengar di langit di atas KBRI Baghdad pada tanggal 29 Mei 2021. Suara tersebut ternyata berasal dari Kedubes Amerika yang berlokasi di Green Zone Baghdad, yang menguji coba pengaktifan sistem pertahanan C-RAM.

Sistem C-RAM (Counter rocket, artillery, and mortar) atau kontra-RAM AS adalah seperangkat sistem yang digunakan untuk mendeteksi dan menghancurkan roket, artileri, dan mortir yang masuk di udara sebelum mencapai target darat atau memberikan peringatan dini untuk melindungi area yang sangat penting.

Sejak 2020, Kedutaan Besar Amerika telah menjadi sasaran serangan roket berulang kali, yang dituduhkan oleh faksi-faksi Irak yang didukung Iran.

Sistem C-RAM menggunakan amunisi 20 mm HEIT-SD (pelacak pembakar, penghancuran diri) 20 mm, yang awalnya dikembangkan untuk sistem pertahanan udara M163 Vulcan.

Peluru ini melacak benda panas dengan menggunakan sistem infra merah dan meledak sesaat ketika bertemu dengan benda panas tersebut di udara.

Dengan demikian maka potensi korban jiwa dapat diminimalisasi. Kedubes Amerika Serikat di Baghdad hingga saat ini masih menjadi sasaran utama dari milisi Irak. (rls/mukhlis/fajar)

Komentar

News Feed