oleh

Unhas Sosialisasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan Simponi BNI

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR  — Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan sosialisasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan Non-PNS Tetap. Kegiatan ini merupakan kerja sama Unhas dan Bank BNI melalui layanan program pensiun Simponi BNI. Sosialisasi berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Tamalanrea Unhas, Kamis (3/6).

Mengawali kegiatan, Sekretaris Universitas Hasanuddin. Prof. Dr. Ir. H. Nasaruddin Salam, MT menyampaikan bahwa salah satu aspek penting dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) adalah terletak pada kepastian kesejahteraan hidup, terkhusus pada pengelolaan dana pensiun.

Unhas menginginkan tingkat kesejahteraan pegawai tetap non-PNS bisa setara menyamai dana pensiun pegawai ASN lainnya. Dengan demikian, Unhas memberikan bantuan penetapan tunjangan dan iuran hari tua kepada pegawai Non-PNS Tetap Unhas.

“Berdasarkan peraturan Rektor mengenai perlindungan pegawai Unhas Non-PNS Tetap, mereka akan mendapat perlindungan berupa jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan keselamatan kerja, uang duka, dan bantuan hukum. Semoga dengan kerja sama ini, kita bisa mengelola dana pensiun sehingga kelak dapat bermanfaat menjadi jaminan masa tua, sebelum memasuki usia pensiun,” jelas Prof. Nasaruddin

Lebih lanjut Prof. Nasaruddin menambahkan Unhas akan terus berupaya memberikan solusi dan pelayanan fasilitas terbaik kepada seluruh pegawai. Sehingga diharapkan dengan sarana dan prasarana tersebut akan mendorong para SDM memberikan kinerja dan kontribusi terbaiknya.

Pada kesempatan yang sama, Manager Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Bank BNI Wilayah Makassar, Alif Pasaleori memberikan apresiasi terhadap Unhas yang telah memberi perhatian khusus kepada pegawai, dengan memikirkan tingkat kesejahteraan melalui investasi, dana pensiun dan jaminan kesehatan.

Alif Paseori menyebutkan, saat ini Bank BNI telah banyak bekerja sama dengan lembaga dan perusahaan maupun secara perseorangan. Oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bank BNI telah diarahkan untuk mendorong literasi sadar dana pensiun.

Banyak pegawai yang baru memikirkan apa yang akan dilakukan setalah memasuki masa pensiun. Ada yang kembali mencari kerja atau ada yang bergantung kepada keluarga. Adapun kunci keberhasilan perencanaan pensiun adalah dengan menyadari adanya momentum, iuran pensiun, investasi , dan pengelolaan dana pensiunan. (rls/mukhlis/fajar)

News Feed