by

Tujuh Pembicara Mancanegara Hadiri Simposium Kelautan dan Perikanan Unhas

Sementara Simposium Internasional akan mempresentasikan 205 makalah internasional, terdiri atas 73 makalah dari Unhas, 8 makalah dari mitra Universitas Malaysia, selebihnya tersebar dari institusi termasuk dari Malaysia. Makalah internasional terbanyak yang berasal dari luar Unhas yakni dari Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan Perikanan-KKP, mengirimkan sebanyak 15 makalah.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. Dalam sambutannya, Prof. Dwia memberikan apresiasi kepada FIKP Unhas yang telah bekerjasama dengan Universiti Malaysia Terengganu untuk memfasilitasi kegiatan ini.

“Para pembicara berasal dari praktisi dan ilmuwan. Mereka memaparkan analisis berbasis pada hasil riset dan kebijakan. Dengan demikian, tentu dapat menghasilkan rekomendasi yang baru dan inovatif mengenai bagaimana pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di era pandemi dan pasca pandemi mendatang,” jelas Prof. Dwia.

Pada saat pandemi semua sektor ekonomi mengalami keterpurukan terutama pada sektor kelautan. Prof. Dwia percaya bahwa sektor kelautan akan bisa lebih dulu bangkit, karena Indonesia memiliki sumber daya laut melimpah. Diperlukan penataan ulang dalam pengelolaan sumber daya alam yang lebih sustainable atau berkelanjutan, guna guna menjaga keanekaragamaan biota laut. (rls/mukhlis/fajar)

News Feed