by

Refocusing Pakarena, Kolaborasi Maestro Pakarena dan Seniman Foto

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR-Masa pandemik Covid-19 tidak membuat seniman di Makassar surut berkreativitas dan menghasilkan karya-karya spetakuler.

Salah satu contoh Maestro Pakarena Dr. Nurlina Syahrir, M.Hum. menampilkan karyanya bersama seniman foto Goenawan Monoharto. Judul kolaborasi pertunjukannya Refocusing Pakarena dengan mempertunjukannya genre Pakarena di Hotel Remcy Panakukang Makassar, Sabtu, 5 Juni.

Selanjutnya, pameran foto Refocusing Pakarena di Galeri De La Macca, Jalan Borong Raya No.75 Makassar berlangsung hingga 7 Juli.

Menurut narahubung proyek tersebut Dewi Ritayana, Project ini mengolaborasi kerja penciptaan dari artis seniman tari Dr Nurlina Syahrir, M.Hum. dengan seniman fotografi berpengalaman Goenawan Monoharto yang berkreasi diluar mainstream.

Secara teknis karya yang ditampilkan adalah karya yang ditata melampaui kelaziman, tidak lagi semata hanya berfokus pada kemampuan penguasaan teknis atau pun ketarampilan sang artis tetapi kali ini penciptaan karya mereka justru dielaborasi melalui proses perluasan gagasan artistik hasil disukusi intensif yang fokus melibatkan sejumlah seniman berkompeten di berbagai bidang seni tari, musik. rupa dan teater.

Simpulannya adalah; Menghimpun segenap pengalaman, pengetahuan dan keterampilan selama bertahun-tahun masing-masing artis dari berbagai bidang seni kemudian dalam kesempatan ini mengolah karya untuk dapat menghadirkan tampilan karya eksotika tari Pakarena melalui hasil pemotretan dan pertunjukan tari dengan konsep artistik “baru. REFOCUSING PAKARENA in KOREOGRAPHIS COLLABORATION.

Lebih lanjut dikatakan, Lembaga Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Sulawesi Selatan (LAPAKKSS) sebagai pelaksana hadir guna memperkuat komitmen dalam mendukung penyelenggaraan project pertunjukan kesenian yang dimaksudkan untuk suatu rangkaian tour ekshibisi, Makassar, Maros, Jeneponto, Yoyakarta dan Solo.

Kata Dr. Nurlina Syahrir yang juga dosen pascasarjana UNM, menghimpun segenap pengalaman, pengetahuan dan keterampilan selama bertahun-tahun dari masing-masing artis kemudian dalam kesempatan ini mengolah kreativitas agar dapat menghadirkan tampilan karya eksotika tari Pakarena melalui hasil pemotretan dan pertunjukan tari dengan konsep artistik “baru”.

“Mengelaborasi penciptaan karya yang mengeksplorasi penampilan tari Pakarena dan melakukan pemotretan di beberapa spot pilihan yang memiliki narasi menarik dengan pendekatan yang melampaui kemampuan dan keterampilan artis seniman tari dan seniman fotography,” kata Lina.

News Feed