by

Dekan FISIP Unhas Bahas Kolaborasi Pengembangan Perbatasan Negara di Sambas

FAJARKORAN.CO.ID, SAMBAS –- Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Armin Arsyad, M.Si, berkunjung ke Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Kunjungan ini dalam rangka kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di kabupaten yang berbatasan dengan Malaysia ini, Jumat (11/6/2021).

Turut serta dalam kunjungan ini, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FISIP Unhas (Dr. Hasrullah, MA), dan dosen Hubungan Internasional FISIP Unhas (Ishaq Rahman, S.IP, M.Si).

Dalam kunjungan ini, rombongan FISIP Unhas turut didampingi oleh Dekan FISIP Universitas Tanjungpura (Untan), Dr. Martoyo, Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP Untan (Dr. Herlan, S.Sos, M.Si), dan Sekretaris Prodi S2 Ilmu Politik Untan (Dr. Elyta, S.Sos, M.Si).

Rombongan mengadakan kunjungan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Sambas dan Kantor Bupati Sambas. Di Dinas Pariwisata, rombongan mengadakan dialog terkait politik pengembangan pariwisata kawasan perbatasan.

Sementara dalam pertemuan dengan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si, Dekan FISIP Unhas berdialog tentang strategi pengembangan kawasan perbatasan.

“Pemerintah Daerah perlu menyiapkan master plan pengembangan kawasan perbatasan. Kami dari akademisi siap mendukung dengan telaah konseptual untuk memperkuat promosi kebijakan ke tingkat pusat,” kata Prof Armin.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si, menyambut hangat gagasan ini. Dirinya menjelaskan bahwa sejak tahun 2001 Pemkab Sambas telah mendorong pembangunan kawasan perbatasan Indonesia – Malaysia, namun masih memperoleh banyak dukungan.

“Dulu, akses ke perbatasan antar negara itu butuh waktu sampai sepuluh jam. Sekarang hanya dua jam, berkat kondisi infrastruktur jalan yang makin baik,” kata Fery.

FISIP Untan dan FISIP Unhas rencana akan melakukan penandatanganan kerja sama berbagai bidang tridharma, termasuk kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat untuk mengembangkan kawasan perbatasan. (rls/mukhlis/fajar)

News Feed