by

Menuju Zona integritas FIB Unhas Nobar Materi Anti Gratifikasi dari KPK RI

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR –- Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Kembali mendapat kepercayaan tahun ini dari Pimpinan Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk mewakili Unhas dalam mengikuti kegiatan pencanangan zona integritas di wilayah Sekretariat Direktorat Pendidikan Tinggi dan beberapa perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Beberapa rangkaian pendampingan yang dilakukan lansung oleh tim zona integritas Irjen Kemendikbudristek hingga datang lansung berkunjung ke Fakultas Ilmu Budaya Unhas untuk melihat kesiapan Universitas Hasanuddin untuk mendapatkan pengakuan sebagai Zona Integritas WBK/WBBM.

Salah satunya, civitas akademika FIB Unhas, melakukan nontong bareng (Nobar), pada kegiatan Sosialisasi dan Internalisasi Nilai Zona Integritas yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi secara daring via Zoom Meeting dan Youtube, yang dibuka secara resmi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi RI Bapak Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng, Kamis (17/6/2021).

Ada 46 perguruan tinggi, 16 LLDikti yang mendapat kesempatan untuk diajukan sebagai wilayah pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM di lingkungan Kemendikbudristek.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas, Prof. Dr. Akin Duli, MA, mengakui, berbagai persiapan telah dilakukan pihaknya, dengan mendapat perhatian lansung dari pimpinan Universitas, bahkan Sekretaris Universitas Prof Dr. Ir. H. Nasaruddin Salam, MT turun lansung di setiap kegiatan yang berkaitan dengan zona integritas.

“Apalagi ibu Rektor, membentuk tim Zona Integritas di tingkat Universitas. Jadi, kami merasa sangat mendapat dukungan besar dari Universitas. Tim dari Universitas sangat membantu kami di sini, kami merasa tidak mempersiapkan semuanya,” ungkap Akin Duli.

Menurutnya, Dirjen Pendidikan tinggi menghadirkan Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring, Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membawakan materi “Membangun Budaya Anti Gratifikasi dalam rangka mewujudkan SDM Pendidikan Tinggi yang berintegritas” juga dari Komisioner KASN Pengawasan Penerapan Nilai Dasar Kode Etik, Kode Prilaku, dan Netralitas Pegawai ASN dengan materi “Strategi pencegahan Gratifikasi melalui Pengawasan Sistem Merit, penegakkan kode etik, dan kode prilaku”.

News Feed