by

Dampak Pandemi Covid-19 Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2021 Batal dan Harapan Masyarakat di 2022

Oleh:

Mahasiswa S3 Reguler Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

PANDEMI Covid-19 sudah hampir dua tahun melanda Dunia termaksud Indonesia. penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional, karena disamping menyangkut kesejahteraan lahir batin jemaah haji, juga menyangkut nama baik dan martabat bangsa Indonesia di luar negeri, khususnya di Arab Saudi dan juga bangsa-bangsa lain di dunia karena penyelenggaraannya bersifat massal dan berlangsung dalam jangka waktu yang terbatas.

Penyelenggaan ibadah haji memerlukan manajemen yang baik dan benar agar tertib, aman dan lancar, karena itu peningkatan pembinaan, pelayanan dan perlindungan terhadap jemaah haji diupayakan melalui penyempurnaan sistem dan manajemen penyelenggaraan ibadah haji yang betul-betul efektif dan efisien dengan pelayanan tenaga yang profesional di bidangnya. Upaya peningkatan dan penyempurnaan tersebut dilaksanakan dari tahun ketahun agar tidak terulang kembali kesalahan dan atau kekurangan yang terjadi pada masa-masa sebelumnya.

Pemerintah Indonesia membatalkan pemberangkatan jemaah haji dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021. Masyarakat Indonesia prihatin dengan penundaan pemberangkatan calon jamaah haji Indonesia untuk kali kedua ini, sejumlah pertimbangan yang menjadi dasar pemerintah membatalkan pemberangkatan jemaah haji.

Pertama, terancamnya kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji akibat pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi. Pemerintah bertanggung jawab untuk menjaga dan melindungi warga negara Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri melalui upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

Atas dasar hal itu, Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia tahun 2021. Melihat perkembangan yang terus berlanjut dari pandemi Virus Corona (Covid 19) yang sedang berkembang dan munculnya varian baru, otoritas yang berwenang telah bekerja memantau situasi kesehatan global, untuk memastikan kinerja dan fasilitasi pelaksanaan ibadah haji sesuai model yang optimal, mengingat perkembangan pesat yang mengiringi wabah ini.

Pemerintah Saudi terus memantau sejauh mana kemajuan negara-negara di dunia dalam mengimunisasi warga dan penduduknya, dan jumlah infeksi di sana, bersama dengan peringatan akan bahaya peningkatan penyebaran infeksi dan dampaknya dalam pertemuan manusia, yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan dari otoritas terkait di Kerajaan dan di banyak Negara.

News Feed