by

Milad Ke-29, FK UMI Gelar International Seminar ‘Medicine and Islamic Civilization’

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar International Seminar dalam rangka Milad FK UMI ke-29 dan Milad UMI Ke-67, Sabtu (19/6/2021).

International Seminar mengangkat tema “Medicine and Islamic Civilization” diikuti lebih dari 800 peserta secara daring melalui video teleconference zoom.

International Seminar menghadirkan narasumber di antaranya Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Alquran yang juga imam besar Masjid Istiqlal Prof. DR. KH. Nasaruddin Umar, MA, Sekjen Federation of Islamic Medical Associations (FIMA) Malaysia Prof. Dr. Abdul Rashid Abdul Rahman, KBChB, Ph.D, FRCPI, Ketua Asosiasi Koperasi Kurma Al Madinah, Sheikh Abdul Halim Al-Ansari, Ph.D, dan Dekan FK UMI yang juga Ketua Kolegium Dokter Indonesia Prof. dr. H. Syarifuddin Wahid, Ph.D., Sp.PA (K)., Sp.F., DFM. Sebagai moderator Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran dr. Hj. Shulhana Mokhtar, M.Med.Ed.

Turut hadir pimpinan UMI Wakil Rektor IV Drs. KH. Zain Irwanto, MA, dan Wakil Rektor V Prof. Dr. Hatta Fattah, MS. Hadir pula Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulselbar yakni Sekretaris Umum Dr. dr. M. Amsyar Akil, Sp.THT-KL (K), dan Dr. dr. Nasrudin AM, SpOG MARS.

Sekretaris Umum IDI Sulselbar dr. Amsyar Akil dalam sambutannya berbicara tentang etika dan profesionalisme kedokteran. “Seorang dokter yang nantinya terjun ke masyarakat diharapkan tidak hanya melayani pasien, tetapi juga menunjukkan sebagai dokter yang islami,” katanya.

Ia menyebutkan, meskipun bukan seorang ustaz, tetapi seorang dokter mampu untuk mengaitkan nilai-nilai islam ke dalam nilai-nilai kedokteran. “Sehingga diharapkan pelanggaran-pelanggaran etika yang terjadi bisa dikendalikan,” imbuhnya.

Senada dengan Amsyar Akil, Dekan FK UMI Prof. Syarifuddin Wahid mengatakan bahwa nilai-nilai islam bisa mewarnai etika kedokteran di Indonesia. Prof. Syarifuddin berpesan, seorang dokter supaya menjalankan etika kedokteran dengan baik, khususnya dalam menjaga nilai-nilai luhur jabatan kedokteran. “Dengan memahami nilai-nilai islam, maka melalui seminar ini dapat kita terapkan di pekerjaan atau profesi masing-masing,” kata Prof. Syarifuddin.

Sementara itu, Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E., M.Si., yang diwakili Wakil Rektor V Prof. Hatta Fattah membuka International Seminar FK UMI secara daring.

News Feed