by

Anshari Sanusi, Sosok di Balik Paduan Suara Mahasiswa Unhas yang Mendunia

“Banyak cerita berkesan dan unik disetiap event yang diikuti oleh PSM Unhas. Salah satunya mengikuti World Choir Games Graz Austria 2008. Kami meraih Golden Diploma dan Silver Medal di event tersebut dan mendapatkan hadiah keliling Eropa oleh Prof Idrus Paturusi yang saat itu menjabat sebagai Rektor dan kebetulan ikut serta mendampingi,” sambung Ari.

Berbagai prestasi tersebut tidak lepas dari perjuangan dan kerja keras bersama pengurus lain dalam membina PSM Unhas. Dari segi kualitas, dirinya harus melatih anggota hampir setiap hari, mengingat anggota yang bergabung tidak berasal dari lulusan sekolah musik atau mengikuti kursus musik.

Namun demikian, tidak menyurutkan semangat untuk terus berkontribusi mengharumkan nama Unhas. Ari terus memantik semangat para anggota agar bisa bertahan dan menanamkan bahwa visi misi mereka adalah untuk membanggakan nama Unhas.

“Ada beberapa mimpi yang masih ingin PSM wujudkan diantaranya menjadi juara satu kategori Folklore di World Choir Games (WCG), karena prestasi tertinggi kami hanya juara 2 di event tersebut pada tahun 2018 di Tshwane South Africa. PSM juga berkeinginan ikut kompetisi atau konser di Benua Australia, sangat jarang event di benua tersebut dan menjadi satu-satunya benua yang belum dikunjungi oleh PSM Unhas,” tambah Ari.

Ari sangat berharap, kedepannya PSM Unhas dapat terus eksis dan berkembang. Menjadi wadah pengembangan kegiatan positif kepemudaan di Makassar maupun Sulawesi Selatan, sekaligus terus mampu berkontribusi dalam mendorong berbagai capaian prestasi Unhas. (rls/mukhlis/fajar)

News Feed