by

Peduli Lansia dan Disabilitas, Pemkab Bantaeng Tandatangani MoU dengan Dua Balai Kemensos

Bupati juga menambahkan bahwa dengan sinergitas yang kita mulai bangun hari ini akan menjadi pemantik dan pilot project penanganan Lansia dan Disabilitas di Indonesia serta menjadikan Bantaeng lebih baik lagi ke depannya.

Sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Agustus 2020 di Bantaeng terdapat Lansia sebanyak 8.850 jiwa dan Penyandang Disabilitas sebanyak 1.409 jiwa, angka-angka tersebut bukanlah jumlah yang sedikit sehingga memerlukan langkah taktis untuk dijadikan solusi.

Kabupaten Bantaeng sendiri telah melahirkan inovasi BAIK TUNTAS yang merupakan bentuk perhatian dan peduli Pemda yang didasari oleh keprihatinan dari beberapa Organisasi Masyarakat Sipil serta peran aktif dari SLRT Sipakatau Bantaeng yang bertujuan untuk menghadirkan pemerintah dalam memenuhi pelayanan dasar bagi orang tua kita para lansia dan saudara-saudara kita para penyandang disabilitas di Kab. Bantaeng.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Meyriani Madjid, Kepala Dinas Sosial, Syamsir, Manager SLRT Bantaeng, A. Shernylia Maladevi, serta para para peserta pendamping dari SLRT dan Dinas Sosial sebanyak 35 orang yang akan memberi pelayanan kepada 105 orang Lansia. Dengan menghadirkan narasumber dari praktisi dan akademisi. (rls/mukhlis/fajar)

News Feed