oleh

Profesi Ners Unimerz Workshop Penyusunan Kurikulum Tahun 2021

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR — Prodi Pendidikan Profesi Ners FKK Universitas Megarezky (Unimerz) melaksanakan workshop implementasi penyusunan kurikulum ners tahun 2021 AIPNI Reg. XII Sulawesi dan Gorontalo, yang berlangsung di Ballroom Hotel Fourpoint, Makassar, selama dua hari, Sabtu-Minggu (26-27 Juni 2021).

Kegiatan ini dihadiri Ketua Pusat AIPNI Dr. Muh. Hadi, SKM,M.Kep (Universitas Muhammadiyah Jakarta) sekaligus menjadi pemateri, juga turut hadir pemateri Nurmaulid S.Kep., Ns., M.Kep (Universitas Hasanuddin) di lokasi kegiatan, dan Pemateri Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes (Universitas Gadjah Mada) via Zoom Meeting.

Ketua Panitia, Nurmaulid S.Kep., Ns., M.Kep berharap, materi yang didapatkan selama workshop memberi pencerahan tentang kebijakan dan langkah penyusunan kurikulum kepada seluruh peserta, dan output workshop dapat ditindaklanjuti di program studi peserta, sehingga seluruh Program Studi Sarjana Keperawatan dan Ners di lingkup AIPNI Regional XII sudah dapat mengimplementasikan kurikulum yang berbasis KKNI dan Outcome Based Education pada semester awal TA 2021/2022”

Menurutnya, kegiatan implementasi penyusunan kurikulum yang ditujukan untuk seluruh institusi anggota AIPNI Regional XII Wilayah Sulawesi dan Gorontalo.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi tentang struktur kurikulum baru pendidikan ners yang digunakan di lingkungan AIPNI Regional XII, penyamaan persepsi tentang implementasi perubahan kurikulum dengan menyusun secara bersama-sama struktur kurikulum baru yang mengacu pada kurikulum inti yang telah disepakati bersama di tingkat AIPNI,” jelasnya.

Menurutnya, Pendidikan keperawatan merupakan pendidikan yang bersifat akademik profesional yang diarahkan untuk menyiapkan peserta didik agar dapat menguasai, menerapkan, serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi juga kiat keperawatan.

Pendidikan ini bertujuan untuk membina mahasiswa sehingga mampu menjawab masalah kesehatan yang dihadapi dalam skala lokal, nasional maupun global sesuai dengan budaya dan tuntutan serta kebutuhan masyarakat.

Penyusunan kurikulum pendidikan keperawatan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) didasarkan pada hasil evaluasi internal dan eksternal, perubahan IPTEKS,  revolusi industri 4.0, serta penyesuaian dengan kebijakan terkini. Kurikulum disusun dengan mengacu pada berbagai kebijakan misalnya Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) maupun Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI).

News Feed