by

Perang Terbuka Amerika dengan Hizbullah Suriah

FAJARKORAN.CO.ID, AL-BUKAMAL — Setelah beberapa kali mendapat ancaman di perbatasan dengan serangan pesawat tanpa awak, akhirnya Pentagon memutuskan menyerang pos-pos kelompok bersenjata yang didukung sekaligus dipersenjatai oleh Iran di distrik Al-Bukamal dekat perbatasan Irak-Suriah.

Pentagon menegaskan bahwa serangan tersebut adalah balasan atas beberapa serangan faksi-faksi bersenjata yang terhadap markas-markas tentara AS di beberapa tempat terpisah di Irak.

Direktur Kajian Timur Tengah, Amirullah Kandu, Senin (28/6/) melaporkan, serangan ini merupakan agresi kedua di masa pemerintahan Bidden setelah pada bulan Februari lalu AS juga melancarkan serangan di wilayah timur Suriah dekat perbatasan Irak.

Serangan tersebut merupakan balasan atas serangan dua roket yang mengarah ke pangkalan militer Amerika di Erbil. Bidden menegaskan akan terus melakukan serangan serupa untuk “mematikan” aktivitas faksi-faksi bersenjata yang didukung oleh Iran demi kemaslahatan Amerika di Irak. 

Dalam kesempatan berbeda, sumber keamanan Irak menyebutkan bahwa serangan pasukan AS menghancurkan beberapa pos penyimpanan senjata milik faksi “Al-Hasyad Al-Sya’bi” Irak yang juga didukung oleh Iran.

Pasukan AS juga menyerang pos kelompok Hizbullah Suriah dan kelompok Sayyid Al-Syuhada, sehingga mengakibatkan 4 orang tewas dari kelompok Hizbullah, dan 14 orang dari faksi Al-Hasyad Al-Sya’bi. Atas serangan tersebut, kelompok Hizbullah menyatakan perang terbuka terhadap AS.

Pentagon menyebut serangan tersebut adalah pesan nyata untuk Iran dan kepada kelompok-kelompok bersenjata dukungan Iran. Serangan akan terus dilancarkan apabila Teheran masih memberikan latihan kepada para kelompok bersenjata baik yang berada di Suriah maupun di Irak. (rls/mukhlis/fajar)

News Feed