by

Prancis Tinjau Lokasi Penelitian Unhas dalam Program Nusantara 2021

FAJARKORAN.CO.ID, TAKALAR — Tim Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melakukan kunjungan ke lokasi penelitian Universitas Hasanuddin dalam program Nusantara 2021. Kunjungan yang diketuai M. Stephane Dovert (Konselor Kerja Sama Kedutaan Prancis) telah berlangsung sejak Rabu (23/6) lalu, di Kabupaten Takalar.

Progran Nusantara merupakan kerja sama Hubert Curien antara Prancis dan Indonesia. Kerja sama ini diimplementasikan di Prancis oleh Kementerian Eropa dan Luar Negeri (Ministere de L’Europe et des Affaires Etrangers, MEAE) dan Kementerian Pendidikan Tinggi  Penelitian dan Inovasi (Ministere de L’Enseignement Superieur, de La Recherche et de L’Innovation, MESRI) yang bekerja sama dengan Kemenristekdikti yang kini berubah menjadi Kemendikbud Ristek.

Melalui wawancara, Rabu (30/6) dengan Dosen Fakultas Ilmu Kelautan & Perikanan Unhas, Dr. Nurjannah Nurdin, ST, M.Si, selaku ketua Tim Program Nusantara menjelaskan, kehadiran program tersebut bertujuan meningkatkan mobilitas peneliti dari kedua negara untuk kinerja penelitian dan publikasi internasional.

Unhas merupakan satu dari enam univeritas di Indonesia yang memenangkan hibah kompetisi pada Program Nusantara Tahun 2021.

“Keikutsertaan Unhas dalam program tersebut diawali dengan pengajuan proposal penelitian yang disusun dengan melibatkan mitra peneliti dari University of Nantes, Prancis yang sebelumnya telah melakukan kesepakatan kerja sama melalui penandatangan MoU,” jelas Nurjannah.

Para peneliti yang berhasil lolos dalam program ini mendapatkan kesempatan penelitian selama dua tahun. Pembiayaan disetujui berdasarkan anggaran tahunan selama dua tahun berturut-turut. Proyek penelitian akan dievaluasi secara ilmiah dan terpisah dari kedua pihak.

“Proses seleksi berlangsung tahun lalu dan untuk sekarang kami sedang melakukan penelitian yang objek utamanya rumput laut. Kebetulan, perwakilan Kedutaan Prancis saat itu berkunjung ke Unhas dan kami ajak untuk melihat langsung lokasi penelitian,” tutur Nurjannah.

Melalui program ini, Nurjannah berharap akan berdampak pada publikasi Unhas yang lebih berkualitas karena melibatkan para penelitia dari luar. Tidak hanya itu, secara langsung akan meningkatkan dan memperluas jejaring kemitraan. (rls/mukhlis/fajar)

News Feed