oleh

Serbuan Vaksin Makoopsau II Diserbu Masyarakat

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR —  Percepatan pencapaian kekebalan kelompok atau herd immunity di seluruh wilayah Indonesia, ditempuh pemerintah dengan menargetkan vaksinasi 1 juta orang per hari mulai bulan Juli 2021. 

Untuk mencapai target tersebut, Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau) II bersama Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) II, menggelar serbuan vaksinasi massal secara mandiri di Gedung Serba Guna (GSG) Suryadi Suryadarma Makoopsau II, Kamis (1/7/2021). 

Menariknya, masyarakat sekitar Makoopsau II dan Makosekhanudnas II, betul-betul menyerbu pelaksanaan serbuan vaksinasi ini, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan pelayanan dan pengawasan ketat dari aparat TNI AU di daerah ini dan tenaga medis yang dihadirkan.

Serbuan serentak vaksinasi Covid-19 secara gratis melalui TNI AU yang dilaksanakan di GSG Suryadi Suryadarma Makoopsau II, menargetkan 200 orang/perhari, dijadwalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan berlangsung selama 5 hari ke depan. Setelah itu akan digelar di wilayah Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan dengan target yang sama. Vaksinator yang diterjunkan sejumlah 20 tenaga kesehatan.

Sementara itu, di waktu bersamaan (Kamis, 1/7/2021), Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, juga menggelar serbuan vaksin serentak di Wilayah Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, dan akan kembali digelar pada 28 Juli 2021 dengan target 318 orang.  Sementara di wilayah Kabupaten Maros Sulawesi Selatan, akan digelar Lanud Sultan Hasanuddin hari berikutnya, dengan target 200 orang perhari, yang akan dilaksanakan oleh 23 vaksinator dari Lanud Sultan Hasanuddin dan RSAU Dody Saroto.

Sementara satuan jajaran Koopsau II lainnya, juga akan melaksanakan kegiatan yang sama di wilayah masing-masing.  Selama pelaksanaan, seluruh warga yang akan vaksinasi menerapkan protokol kesehatan 5M secara ketat.

Warga yang mendatangi serbuan serentak Vaksin Covid-19 di GSG Suryadi Suryadarma Makoopsau II sebagian besar berasal dari warga yang berdomisili di sekitar Maros, terdaftar 208 warga, tervaksin 194 warga, dan tertunda 14 warga.  Warga yang tertunda disebabkan hipertensi 10 orang, ispa acut 1 orang, urat acut 1 orang, dan hipertiroid 1 orang.  Sementara pelaksanaan serbuan vaksin di Pangkep, terdaftar 385 orang, teregistrasi 360 orang, dan tertunda 10 orang. (rls/mukhlis/fajar)

News Feed