by

Biar Higienis, Dosen dan Mahasiswa UNM Edukasi Pengrajin Tempe

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR— Universitas Negeri Makassar (UNM) terus melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Kali ini, dosen dari Jurusan Tata Boga, Fakultas Teknik, yakni, Dr. Slamet Widodo, S.Pd., M.Kes (Ketua tim pengabdi), Kasdy Kadir, S.pd., M.Pd, dan Izmi Burhanuddin, S.Pd., M.Pd.

Dosen ini melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2021 di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

PKM ini, dilakukan dengan melibatkan mahasiswa UNM dari jurusan Tata Boga dan kerja sama masyarakat setempat. Pelatihan yang dilakukan yakni Pembuatan tempe yang higienis pada para pengrajin tempe

Menurut Dr Slamet Widodo mengatakan, tujuan dari kegiatan ini, yakni memberikan pengetahuan, keterampilan pada pengrajin tempe cara mengolah membuat tempe yang higienis, bersih, dan terkemas dengan baik. “Sebagai variasi produk tempe yang sudah diproduksi oleh pengarjin sebelumnya dengan tetap terjaga kebersihannya dengan tetap terjaga nilai gizinya dan harganya terjangkau,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Pengabdi Masyarakat UNM Dr. Hj. Syamsidah, M.Pd menyampaikan, pesan kepada masyarakat yang mengikuti pelatihan untuk dapat mengikuti hingga selesai. Ini agar masyarakat paham dan mempraktikkannya.

Sementara Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof. Dr. Ir. H. Bakhrani A. Rauf, MT, berpesan bahwa sebagai seorang dosen berkewajiban melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Salah satunya, dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Atau, dengan kata lain, seorang dosen harus dapat memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat baik dalam pengetahuan dan keterampilan sehingga memberikan perubahan positif pada masyarakat.

Sejalan dengan pesan Rektor UNM Prof Dr. Ir, H. Husain Syam, MTP., IPU., ASEAN Eng dalam berbagai kesempatan bahwa penelitian dan pengabdian masyarakat harus tetap terlaksana dengan penuh inovasi dan kreativitas. “Jangan menjadi alasan pandemi covid-19 sehingga tidak terlaksana dengan baik,” pesannya.

Kepala Desa Panciro, Anwar Malolo, SE mengapresiasi kegiatan itu. Ini bagian dari pengabdian dari UNM, sehingga masyarakat Paciro mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan. Sedangkan Camat Bajeng yang diwakili Kasi Trantib, Zainal Abidin, SE.

News Feed