by

Bupati Bantaeng : Keterampilan Bertutur bisa Dimanfaatkan untuk Penanggulangan Covid-19

KORAN.FAJAR.ID, BANTAENG– Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin mengapresiasi lomba Story Telling yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan Bantaeng. Menurutnya, keterampilan bertutur bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, termasuk di masa pandemi virus Covid ini.

“Contohnya, panitia dan peserta yang hadir mampu bertutur atau bercerita kepada keluarga dan tetangga tentang bahaya dan penanganan Covid-19,” kata bupati saat membuka Lomba Bertutur (Story Telling) Tingkat SD/MI se Kabupaten Bantaeng, di Perpustakaan Umum Bantaeng, Jalan Manggis, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Senin (5/7).

Dia melanjutkan, kegiatan seperti ini membuka ruang aktualisasi dan apresiasi bagi anak-anak. Kata dia, setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda dengan anak-anak yang lain sehingga guru harus terus mencari bakat mereka dan terus mengasahnya.

“Anak-anak kita harus terus diasah terus keterampilannya. Mereka sangat membutuhkan ruang-ruang apresiasi,” kata dia.

Bupati juga menyampaikan kepada kepala sekolah maupun guru yang hadir, ke depannya bertutur atau bercerita dapat dijadikan ekstrakurikuler di sekolah. Sehingga lomba bertutur dapat berjenjang.

“Semua pihak bertanggung jawab menjaga budaya literasi di Bantaeng. Termasuk saya. Bersama pimpinan DPRD saya telah mengusulkan Perda Literasi sebagai Perda Inisiatif nanti. Diharapkan bukan Perda ini bukan untuk gaya – gayaan. Ini akan menjadi dasar untuk memayungi aktivitas dan menjadi dasar pelaksanaan literasi,” kata doktor ilmu pemerintahan itu.

Hanya saja, Ilham Syah Azikin mengeritik kata asing “Story Telling” pada kegiatan itu. Akan lebih baik jika mengambil serapan lokal. “Jika tidak wajib, (judul kegiatannya) diganti dengan kata “Accarita”. Ini agar anak-anak di Bantaeng bangga dengan budaya lokalnya sendiri,” kata Bupati Alumni Lemhanas RI itu. Lomba itu mengusung tema “Menumbuhkembangkan kebudayaan kegemaran membaca dan literasi serta kecintaan terhadap budaya lokal dalam membentuk karakteristik anak sejak usia dini”.

Kepala Dinas Perpustakaan, Andi Akil dalam sambutannya mengatakan, lomba itu bertujuan untuk mendekatkan dengan masyarakat. “Diharapkan lomba ini menumbuhkan minat dan kecintaan anak kepada budaya lokal yang baik serta dapat membangun karakter anak yang lebih baik,” kata dia.

News Feed