by

Fakultas Pertanian Unhas Workshop Penulisan dan Publikasi Artikel Berbasis Riset

FAJARKORAN.CO.ID, MAKASSAR— Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin melalui Klinik Publikasi Faperta Unhas menyelenggarakan Online Workshop bertemakan “A to Z Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah Internasional Berbasis Riset”. Kegiatan berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (3/7).

Workshop bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dosen dan mahasiswa dalam penulisan dan publikasi artikel ilmiah dari kegiatan riset. Hal ini merupakan salah satu langkah strategis yang diinisiasi Dekan Faperta Unhas dalam meningkatkan jumlah publikasi dosen dan mahasiswa khususnya dari program Magister dan Doktor dalam lingkup Fakultas Pertanian.

Ketua Unit Klinik Publikasi Faperta Unhas, Ir. Ifayanti Ridwan Saleh, SP. MP. Ph.D, menjelaskan bahwa selain dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Program Pasca Sarjana Unhas, workshop ini juga diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta seluruh Indonesia serta peneliti dari berbagai kementerian dan organisasi profesi. Sebanyak total 125 peserta hadir secara daring.

“Peserta diberikan pemahaman mulai dari bagaimana memilih ide-ide penelitian berdasarkan state of art dari bidang ilmunya, perencanaan pemilihan jurnal target dan teknik penulisan artikel ilmiah berkualitas untuk dipublikasi pada jurnal internasional bereputasi seperti jurnal terindeks scopus ataupun web of science,” kata Ifayanti.

Melalui kegiatan ini juga disosialisasikan beberapa kegiatan dan layanan Klinik Publikasi Faperta Unhas dalam membantu proses penulisan dan publikasi para dosen dan mahasiswa S2/S3, baik dari kalangan Unhas sendiri maupun dari luar Unhas dalam cluster yang berbeda. Hal ini merupakan bentuk komitmen Faperta dalam mendukung Unhas sebagai World Class University dalam bingkai humaniversity.

Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Baharuddin menjelaskan, melalui kegiatan ini Fakultas Pertanian diharapkan dapat meningkatkan capaian kualitas dan kuantitas kepenulisan karya ilmiah, sehingga mampu terpublikasi dan terindeks secara internasional.

“Penulisan karya ilmiah tidak sampai pada hasil penelitian saja, namun terpenting bagaimana bisa terpublikasi melalui jurnal ilmiah internasional, sehingga dapat memenuhi indikator keberhasilan dalam kualitas publikasi,” jelas Prof. Baharuddin.

News Feed