by

Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Sesalkan Intimidasi Wartawan Palopo Pos

FAJARKORAN.CO.ID, PALOPO –- Kasus intimidasi wartawan Palopo Pos, Riawan saat menjalankan tugas jurnalistik sudah sampai ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. PWI Pusat melalui Ketua Bidang Organisasi, H Zulkifli Gani Ottoh, SH, sangat menyesalkan tindakan yang menghalang-halangi wartawan untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

Ditegaskan Zugito –-panggilan akrab Zulkifli Gani Ottoh–, sepanjang yang dilaksanakan untuk kepentingan jurnalistik untuk disebarkan, maka itu sah-sah saja. “Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, wartawan dilindungi oleh UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sepanjang itu tadi. Untuk kepentingan jurnalistik,” ungkap mantan ketua PWI Sulsel ini.

Zugito pun mejelaskan UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, juga mengatur ketentuan pidana. Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). Ini diatur di pasal 18 ayat 1.

“Apalagi kalau anggota atau pengurus PWI diikat oleh lima aturan PWI. Pertama PDRT/RT, kedua; kode etik jurnalistik, ketiga; kode perilaku wartawan, keempat keputusan organisasi, dan kebijakan organisasi. Jadi, sepanjang dia menjalankan profesinya, maka wartawan dilindungi UU Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik,” terang Zugito.

Sekali lagi, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat ini, menyesalkan tindakan menghalang-halangi tugas wartawan. “Siapaun dia. Baik pejabat atau masyarakat. Tidak boleh ada tindakan menghalang-halangi kerja wartawan. Lebih-lebih kalau pejabat, tentu ini kita sesalkan,” ujarnya.

Untuk diketahui, intimidasi terhadap wartawan yang menjalankan tugas diduga dilakukan oleh oknum yang mengaku berprofesi sebagai sopir pribadi wakil ketua DPRD Kota Palopo, Rabu, 7 Juli 2021.

Peristiwa tersebut terjadi di depan pintu masuk dan keluar Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Palopo, sekira pukul 13:00 Wita. Bermula, saat wartawan dari media cetak Palopo Pos (FAJAR Grup/Jawa Pos Group), Riawan menunggu wakil ketua DPRD Palopo, Abdul Salam keluar dari dalam ruang unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Palopo.

News Feed