by

Fakultas Kedokteran Gigi Unhas Webinar Internasional Bahas Odontologi Forensik

FAJAR.KORAN.CO.ID, MAKASSAR  — Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan webinar Internasional bertajuk “The Role of Forensic Odontologist in Indonesia’s Natural Disasters”, berlangsung melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (7/7/2021).

Menghadirkan narasumber; Rizky Merdieto Boedi, drg., MSc.FO (Research Post Graduate School of Dentistry, University of Dundee Departement of Dentistry, University Diponegoro, Indonesia), dan Peter Sahelangi, drg., Sp.OF (K), DFM Senior Supt (Ret), (Departement of Forensic and Medicolegal, Faculty of Medicine & Faculty Dentistry, Hasanuddin University, Indonesia).

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), ketika membuka kegiatan ini, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Menurutnya, pengetahuan serta pengalaman yang dimilki para narasumber dapat memperdalam informasi mengenai peran dokter gigi dalam identifikasi korban bencana.

“Pemanfaatan ilmu kedokteran gigi untuk membantu proses identifikasi korban bencana massal sangat diperlukan. Karena identifikais gigi-geligi mempunyai kontribusi tinggi dalam menentukan identitas seseorang. Melalui webinar ini diharapkan akan memperbaharui pengetahun kita terkait topik tersebut,” ungkap drg. Ruslin.

Sementara itu, Pemateri Rizky Merdieto Boedi, drg., MSc.FO, yang membawakan materi Dental Profilling in Palu Tsunami DVI Operation”, menjelaskan bencana gempa bumi melanda Sulawesi Tengah, yang memicu tsunami, likuifaksi, dan tanah longsor mengakibatkan banyak korban berjatuhan. 

Rizky menegaskan, kondisi iklim tropis dikombinasikan dengan paparan air laut membuat tubuh manusia memasuki kondisi pembusukan dengan cepat, sehingga proses identifikasi visual tidak mungkin dilakukan. Oleh karena itu, prosedur profiling gigi dilakukan. Pembuatan grafik gigi dan estimasi usia dilakukan dan foto diambil.

“Pembuatan grafik gigi dan foto dilakukan sesuai dengan standar panduan Interpol. Motode yang dilakukan pada anak-anak dan estimasi usia gigi sub-dewasa adalah dangan erupsi klinis gingiva dan alveolar dapat membantu menentukan perkiraan usia gigi mereka,” jelas drg. Rizky

Pada kesempatan yang sama, Peter Sahelangi, drg., Sp.OF (K), DFM Senior Supt (Ret) membawakan materi “Aceh Tsunami DVI Humanitarian Operation: Religious & Cultural point of View”.

News Feed