by

PTPN XIV Bersama Kapolda Sulsel Perkuat Sinergitas Optimalisasi Aset

FAJAR.KORAN.CO.ID, MAKASSAR  — PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV bersama Kapolda Sulsel, Irjen. Pol. Drs. H. Merdisyam, M.Si. jalin kerja sama membahas optimalisasi aset negera, milik PTPN XIV di Sulawesi Selatan, Rabu (14/7/2021).

Dalam pertemuan ini, Direktur PTPN XIV, Suhendri, didampingi Direktur Business Support (Ahmad Diponegoro) dan Kabag Sekertaris Perusahaan PTPN XIV (Jemmy Jaya) melakukan kunjungan kerja di satuan kewilayahan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan.

Turut hadir pula, Dir Intelkam Polda Sulsel, Kombes Pol. Dwi Suryo Cahyo S.I.K., M.H dan Dir reskrimum Polda Sulsel, Kombes Turman Sormin Siregar, yang turut mendampingi Kapolda Sulsel.

PTPN XIV mengawali pembicaraan dengan strategi optimalisasi aset. Perlu diketahui, PTPN XIV terus berupaya melakukan operational exellence dan optimalisasi sumber daya/aset yang ada, terutama SDM ataupun lahan milik perusahaan.

Pada kesempatan tersebut, Kabag Sekper PTPN XIV, Jemmy Jaya melaporkan, PTPN XIV merupakan perusahaan BUMN dengan Core Business bergerak pada bidang Perkebunan. Di Sulsel sendiri memiliki unit usaha berupa Pabrik Gula dan Pabrik Kelapa Sawit serta luas lahan yang sekitar 68.000 Ha, sebagian belum dioptimalkan penggunaannya dan di antara itu ada yang diokupasi.

Lebih lanjut, Jemmy Jaya menyampaikan tujuan kunjungan tersebut adalah PTPN XIV terus menjalin hubungan kerja sama dengan pihak terkait. PTPN XIV mengajak Polda Sulsel membuat Memorandum of Understanding (MoU) bersama.

“Kami mengajak Kapolda membuat MoU dengan berbagai instansi terkait.  Sehingga nanti ada MoU bersama. Kita juga sudah mengajak BPN Sulsel dan BPKP Sulsel. Sebenarnya kita juga mengajak Kejati Sulsel tapi Kejati punya aturan tersendiri. Jadi MoU dengan Kejati Sulsel nanti akan terpisah. Namun, penandatanganan nantinya akan di tempat yang sama dari semua instansi tersebut,” ungkap Jemmy.

Sebelumnya, Pihak PTPN XIV telah melakukan kunjungan kerja ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulsel, Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) Sulsel dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. Agenda kunjungan kerja tersebut membahas pula optimalisasi dan sekuritisasi aset untuk membuat MoU bersama.

News Feed