by

Jalan Kaki Sejauh Satu Kilo, Bupati Tinjau Ruas Jalan Tancung Purai

FAJARKORAN.CO.ID, WAJO – Bupati Wajo, Amran Mahmud, terus berusaha menggenjot pembangunan infrastruktur di bawah kendali pemerintahannya di Bumi Lamaddukelleng. Salah satu fokusnya adalah akses jalan hingga pelosok.

Minggu (18/7/2021) kemarin, meski libur akhir pekan, Amran Mahmud turun langsung meninjau ruas jalan Tancung Purai Desa Limporilau-Larukkatio, Kelurahan Belawa, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo.

Amran Mahmud berjalan kaki sekitar satu kilometer didampingi pemerintah dan tokoh masyarakat setempat untuk melihat langsung secara detail kondisi ruas jalan.

Perwakilan tokoh masyarakat setempat, Gaffar Haruna, menyampaikan bahwa masyarakat berkeinginan agar bisa ada akses penghubung antara Larukkatio dan Limporilau.

“Kita juga berharap agar bisa dilakukan penanganan di beberapa ruas, khususnya ruas Malakke-Tokadde, Macero-Soreanglopi, dan Menge-Salompare. Termasuk ruas Larukkatio-Limporilau juga ini,” ucap Gaffar.

Menanggapi hal itu, Amran Mahmud berjanji akan mengupayakan agar secepatnya bisa dilakukan pemeliharaan. “Saya sudah instruksikan kepada Kepala Dinas PUPR untuk segera dilakukan pemeliharaan untuk ruas-ruas jalan tersebut yang membutuhkan penanganan,” ucap Amran Mahmud.

Dia pun telah menyiapkan langkah lanjutan. “Untuk akses yang menghubungkan antara Larukkatio-Limporilau kami rencanakan jika Jembatan Soreanglopi sudah dibangun, jembatan lama akan dipindahkan ke sini. Di samping kita juga akan lakukan pemeliharaan pada ruasnya,” imbuh Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga menyampaikan, beberapa jalan di Wajo sebenarnya adalah wewenang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, demikian pihaknya akan tetap melakukan penanganan.

“Selain itu, semua jalur utama yang meskipun kewenangan provinsi, kita tetap akan lakukan penanganan agar bisa lebih nyaman dilewati. Sambil kami terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi untuk pembangunan ruas permanennya,” tuturnya.

Selain ruas jalan, Amran Mahmud juga mendapati tumpukan sampah di Sungai Limporilau. Dia pun meminta kepada Kepala Dinas PUPR Wajo segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jenneberang (BBWS PJ) untuk penanganannya.

“Untuk sampah di Sungai Limporilau ini karena termasuk dalam kewenangan BBWS PJ. Saya sudah instruksikan Kadis PUPR juga segera berkoordinasi dengan BBWS PJ untuk dilakukan penanganan,” sebut Amran Mahmud.

News Feed