by

KKN Unhas Tematik Maros Melatih Bisnis Digital dan Pembuatan Pupuk Bio Pestisida

FAJAR.KORAN.CO.ID, MAROS — Sebagai bagian akhir dari Tri Darma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unhas yang diterjunkan di tengah-tengah masyarakat di berbagai daerah di Sulawesi Selatan, sampai  saat ini masih  menunjukkan relevansi yang  urgen dengan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut ditunjukkan  sejumlah mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN Tematik di Posko Maros 4 di Kecamatan Bontoa maupun Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. Walaupun masih dalam kondisi pandemi, mereka masih dapat melaksanakan  berbagai program kelompok,  maupun  program individu.

Berbagai program yang mereka laksanakan, mulai dari  sosialisasi prokes covid 19, membagi-bagi masker kepada masyarakat, dan sarung tangan kepada komunitas UMKM, bersama masyarakat membersihkan lingkungan, pembelajaran bisnis berbasis IT, kursus bahasa Inggris, pengembangan potensi ekonomi lokal, latihan dan pembuatan pestisida alami.

Selain itu, ada juga penyuluhan UU ITE tentang Hoax di masa Pandemi, dimana acara tersebut turut dihadiri oleh unsur-unsur masyarakat seperti, kepala desa Salenrang, kepala dusun, babinsa, Badan Permusyawaratan  Desa (BPD), dan sejumlah masyarakat.

Sehingga KKN ini merupakan laboratorium bagi mereka untuk mengaplikasikan ilmu, pengalaman, keterampilan, dan yang mereka dapatkan  selama ini.

Seperti yang dijelaskan koordinator KKN Posko Maros 4, Farah Zhahirah, mereka telah berada kurang lebih  tiga minggu di lokasi, berinteraksi secara langsung dengan  masyarakat.

Dalam penilaiannya,  untuk mengembangkan potensi-potensi kekayaan lokal,  masyarakat sangat membutuhkan dukungan pendampingan aktor-aktor yang  dapat memberikan motivasi, inspirasi, dan  pembimnbingan   agar  potensi usaha-usaha lokal yang mereka miliki dapat lebih dikembangkan  mampu  menciptakan ragam usaha, dan  nilai tambah secara ekonomi yang lebih tinggi.

Sehubungan dengan itu, mereka melakukan pelatihan pemanfaatan plat form media sosial yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kegiatan bisnis mereka secara digital, antara lain pemanfaatan face book, instagram, dan shopee.

Dinda Salsabilla, mahasiswi Hubungan Internasional Fisip Unhas, memberikan presentasi cara membuat toko online. Tujuannnya, agar masyarakat dapat menjual produk-produk usahanya melalui toko online sehingga memiliki jaringan pemasaran luas, praktis, dan tidak membutuhkan biaya. 

News Feed