by

Penularan Covid-19 Meningkat, Pemkab Enrekang Lakukan Ini

KORANFAJAR.CO.ID, ENREKANG — Pemkab Enrekang berencana menyulap gedung perpustakaan lama menjadi tempat Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) bagi pasien Covid-19.

Hal tersebut dilakukan melihat kasus angka positif Covid-19 di Enrekang terus meningkat setiap harinya. Sementara ruang isolasi di rumah sakit (RS) Massenrempulu (Maspul) sudah melebihi kapasitas.

Gedung perpustakaan lama saat ini memang sudah menjadi Sekretariat tim satuan tugas (satgas) Covid-19 Enrekang. Memiliki kapasitas 50 orang, gedung tersebut dinilai tempat yang representatif untuk dijadikan FIT.

“Pada Juli kemarin kasus Covid kita sangat meningkat. Tercatat sudah 96 terkonfirmasi positif dalam sebulan. RS juga juga terus tambah kamar isolasinya, tapi kalau bertambah terus kita bisa kekurangan tempat,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Enrekang, Sutrisno, Minggu, 1 Agustus.

Tak hanya itu Sutrisno mengungkapkan, jika gedung perpustakaan masih kurang, Pemda juga akan mempersiapkan gedung pusdiklat pemuda dan olahraga sebagai tempat isolasi.

Di fasilitas isolasi tersebut, akan dilengkapi fasilitas memadai, dimana setiap ruangan berisi satu tempat tidur, selama menjalani isolasi pasien akan diberikan pelayanan kebutuhan dasar, seperti makan, minum maupun vitamin dan didampingi oleh tenaga kesehatan.

“Namanya virus kita tidak bisa jamin kapan redah dan naiknya. Makanya kita terus siapkan plan (rencana) untuk menyiapkan layanan untuk masyarakat. Kalau gedung pusdiklat itu berkapasitas 40 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Enrekang Asman mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Maspul, TNI, Polri dan Dinas terkait lainnya untuk melakukan penambahan tempat tidur untuk ruangan FIT ini.

Lonjakan kasus Covid-19 di Enrekang di pekan terkahir bulan Juli kata dia, didominasi masyarakat yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah zona merah. Seperti Kota Makassar, Kabupaten Tanah Toraja, dan Palopo.

“Jadi kepada seluruh masyarakat kalau terlalu urgen jangan mi dulu keluar daerah atau bahkan keluar dari kampung masing-masing,” pesannya.

Meski demikian, Kabupaten Enrekang masih dalam status resiko rendah dan terbatas atau zona oranye Covid-19. Sehingga, masih Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. (Rac)

News Feed