oleh

Segenggam Kisah Annas GS “Karaeng Jalling”

Alhasil, di masa itu deretan lembaga-lembaga negara saya tempati mendaftar di KPU lah rejeki lulus dan pada saat lulus perjalanan S2’Ku di penghujung akhir semester 1. Pergantian semester pun berjalan dan belum ada kabar penempatan tugas di KPU, semester 2 tetap kulanjutkan hingga penghujung semester barulah tiba kabar penempatan yang ditugaskan di KPU Kabupaten Bone asal kelahiran saya.

Di Tahun 2011, Andi Lau “Antara Dilema dan Galau” marasuki jiwaku, mengawali tugas CPNS dan melanjutkan studi yang tersisa 2 semester lagi. Ku buka lah lembaran-lembaran peraturan yang mengatur, tidak ada eksplisit yang menegaskan larangan tapi tidak ada juga ekspilisit yang membolehkan.

Peran seorang Annas GS. “Karaeng Jalling” hadir yang membukakan ruang atas nama kebijakan dan kepentingan pendidikan “bisa” melanjutkan studi dengan catatan tidak mengganggu tugas pokok. Siasat perkuliahan pun berjalan, tugas-tugas kuliah di jalankan “ala2” online ke Dosen padahal pada masa itu yang ada hanya telfon dan sms ke Dosen untuk mengejar penyelesaian studi dan finish selamat di Tahun 2012.

Belum berakhir di 2012, Pasca Pilkada Gubernur Sulawesi Selatan serta Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bone 2013, niatku pun melanjutkan studi Program Doktor di Unhas kembali hadir. Namun, saya ketinggalan tiket pendaftaran karena terkonsentrasi tugas2 sebagai Operator pada kala itu.

Tahun 2014, perguliran tahapan Pileg dan Pilpres pun berjalan, dan pernah suatu masa di saat kegiatan Bimtek di Makassar, saya menghadap beliau Annas GS. “Karaeng Jalling” menyampaikan niat baik lanjut studi Program Doktor dan jawabannya “selesai pi Pemilu”.

Saya masih ingat betul, pada masa itu 22 Agustus 2014 masa gentingnya demontrasi di hadapan Kantor KPU Provinsi Sulawesi Selatan karena penantian Putusan Mahkamah Konstitusi atas sengketa Prabowo Vs Jokowi. Saat itu pun ia menandatangani Surat Pindah Sementara di KPU Kabupaten Maros dengan tujuan melanjutkan Studi jarak dekat Kampus Unhas Tamalanrea.    

Drs. H. Annas GS., SP., MM., kepiawaiannya memimpin Sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Selatan hingga menghabiskan masa jabatannya di lembaga penyelenggara pemilu tersebut. Namanya dan Kepemimpinanya di kenal tidak hanya di wilayah kerjanya Sulawesi Selatan tetapi karakter kepemimpinnya juga dikenal hingga ke KPU RI dan jajaran Provinsi lain di Indonesia. Tidak hanya sebatas itu, tiap memberikan pengarahan ke jajaran Sekeratriat KPU Kabupaten/Kota sembari menyampaikan perjalanan kariernya yang salah satunya pernah diamanahkan di Humas Pemprov Sulawesi Selatan yang jabatan itu tidak “sembarang” ditempatkan tetapi harus mampu mengendalikan kehumasan.

News Feed