by

YLKI: Masyarakat Sudah Mulai Gunakan BBM Sesuai Spesifikasi Kendaraan

-Bisnis, Fajar-220 views

FAJAR.KORAN.CO.ID, MAKASSAR — Umumnya kota-kota besar identik dengan dengan aktivitas ekonomi yang tinggi, yang menuntut mobilitas tinggi.

Tak dapat dipungkiri, polusi udara yang disebabkan kendaraan bermotor menjadi isu yang perlu bijak disikapi oleh masyarakat terutama dalam memilih penggunaan BBM yang tepat dan ramah lingkungan.

Menanggapi isu tersebut, Plt Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulsel, Ambo Masse mengatakan sudah saatnya masyarakat bijak untuk memilih BBM sesuai spesifikasi kendaraan.

Alasannya, kendaraan saat ini sudah menggunakan teknologi mesin injeksi bahkan sudah banyak pabrikan merilis kendaraan bermesin turbo, pabrikan kendaraan pun sudah merekomendasikan penggunaan BBM minimal RON 90 bahkan 92 untuk kendaraan-kendaraan saat ini.

“Ini bagian dari edukasi kita kepada konsumen, bagaimana konsumen bisa paham pentingnya bahan bakar yang ramah lingkungan,” jelas Ambo dalam rilisnya, Kamis (12/8).

Menurutnya, ini tentunya akan memberikan keuntungan kepada konsumen untuk mendapatkan kualitas mesin yang awet bahkan membantu menciptakan udara dan lingkungan yang bersih serta mengurangi dampak buruk kesehatan pada masyarakat karena karbon yang ada di udara. “Ini menjadi upaya kita bersama untuk mengedukasi konsumen agar bisa konsisten menggunakan bahan bakar ramah lingkungan,” ujarnya.

Disebutkan Ambo, masyarakat Sulawesi Selatan khususnya Makassar sudah banyak beralih ke BBM Ramah Lingkungan dengan RON (Research Octane Number) tinggi minimal RON 90 atau Pertalite.

“Kami melihat fenomena dimana masyarakat sudah sadar akan pentingnya penggunaan BBM sesuai spesifikasi kendaraan. Sudah banyak masyarakat di Sulsel khususnya Makassar menggunakan Pertalite dan Pertamax. Ini harus dipertahankan dan dilakukan edukasi penggunaan BBM sesuai spesifikasi kendaraan secara kontinyu,” terang Ambo.

Ambo menegaskan kembali, konsumen saat ini harus bijak dalam memilih bahan bakar yang digunakan, sisi ekonomis bukan menjadi satu-satunya pertimbangan yang harus diperhatikan, namun kualitas dan dampak bagi masyarakat luas inilah yang perlu disadari konsumen.

“Ini sebenarnya tantangan kepada konsumen untuk mulai memikirkan bukan hanya dari sisi ekonomis saja, tetapi juga keuntungan lain dari penggunaan BBM Ramah Lingkungan.  Keawetan mesin juga akan menguntungkan untuk diri sendiri, masyarakat mendapatkan keuntungan dari terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, dengan kondisi udara yang bebas dari emisi hasil BBM yang mengandung timbal,” papar Ambo.

News Feed